Iran Tawarkan Proposal Penyelesaian Masalah di Afghanistan yang Dikuasai Taliban

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Teheran - Iran mempresentasikan proposal yang bertujuan untuk "mengurangi penderitaan rakyat" di Afghanistan dan mencegah munculnya "ancaman" dari negara tersebut ke negeri tetangganya.

"Akan ada suatu kepentingan dari negara tetangga Afghanistan yang hendak memasuki kembali siklus baru perang saudara," kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian pada sebuah konferensi di Teheran, Rabu 27 Oktober 2021 waktu setempat.

"Mengingat kondisi masyarakat Afghanistan, perkembangan yang stabil dibutuhkan untuk pembentukan pemerintahan yang merangkul semua yang memungkinkan 'partisipasi efektif' dari semua kelompok 'etnis dan agama'," kata Amir Abdollahian sebagai yang pertama dari poin proposal Iran, seperti dilansir news.cn, Kamis (28/10/2021).

Negara-negara tetangga, sambungnya, harus menggunakan semua pengaruh mereka terhadap para pemimpin Taliban dan pihak Afghanistan lainnya untuk mendorong serta memfasilitasi pembentukan pemerintahan semacam itu.

Kedua, menteri luar negeri menunjuk pada "tugas yang tidak dapat disangkal" dari Taliban sebagai "pemegang kekuasaan yang berkuasa" di negara itu dengan tanggung jawab seperti memastikan keamanan, memerangi terorisme, menghormati hak-hak "kelompok yang berbeda termasuk perempuan," dan menyediakan kebutuhan dasar bagi masyarakat.

"Juga perlu bahwa Taliban mengadopsi "pendekatan ramah" terhadap tetangga mereka dan memberikan jaminan bahwa tidak ada ancaman dari Afghanistan," ujar Amir Abdollahian menyarankan dalam poin ketiga.

Dalam poin keempatnya, warga Afghanistan dinilai memiliki kebutuhan mendesak akan bantuan kemanusiaan yang didistribusikan secara adil. Ini membutuhkan mekanisme yang solid dan Iran menyarankan agar bantuan didistribusikan melalui program Organisasi Kerjasama Ekonomi untuk Afghanistan, tambahnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pembentukan Mekanisme Kerja Intelijen Keamanan

Bendera Iran di luar gedung yang menampung reaktor fasilitas nuklir Bushehr di kota pelabuhan selatan Iran Bushehr pada tahun 2007 AFP / BEHROUZ MEHRI
Bendera Iran di luar gedung yang menampung reaktor fasilitas nuklir Bushehr di kota pelabuhan selatan Iran Bushehr pada tahun 2007 AFP / BEHROUZ MEHRI

Poin kelima yang diusulkan adalah pembentukan mekanisme kerja sama intelijen-keamanan untuk memerangi kemungkinan kejahatan terorganisir dan terorisme di Afghanistan.

Amir Abdollahian juga menyuarakan usulan Iran untuk meminta mediasi Sekjen PBB antara kelompok-kelompok Afghanistan mengenai struktur politik Afghanistan di masa depan, jika diperlukan.

Pertemuan di Teheran itu menyusul pertemuan virtual para menteri luar negeri tetangga Afghanistan yang diadakan pada 8 September, di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi.

Amir Abdollahian menyatakan harapannya, akan bertindak sebagai platform untuk membahas cara-cara praktis bagi tetangga Afghanistan untuk bekerja sama untuk mengatasi keprihatinan bersama atas krisis tersebut.

Afghanistan telah memasuki fase baru dari krisis selama beberapa dekade sejak pasukan AS dengan tergesa-gesa meninggalkan negara itu, mengakhiri hampir 20 tahun pendudukan militer ketika milisi Taliban mengambil alih kekuasaan.

Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan

Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel