Iriana Jokowi tinjau sosialisasi literasi digital dan antinarkoba

Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi istri Wakil Presiden Maruf Amin, Wury Ma'ruf Amin, meninjau acara Sosialisasi Literasi Digital dan Antinarkoba di The Sultan Convention Center, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis.

Berdasarkan keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden diterima di Jakarta, Kamis, Iriana yang turut didampingi para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), menyapa seluruh peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMP dan SMA.

"Tadi pastinya sudah tahu semua pengetahuan tentang narkoba, tentang memilah sampah. Ini tadi dari jam berapa? Saya berangkat dari Bogor jam 06.00 WIB untuk menghadiri dan ketemu dengan adik-adik semua yang ada di sini," kata Iriana.

Selain itu, Iriana dan Wury juga mengulas sedikit materi sosialisasi dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada seluruh siswa-siswi mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba. Para peserta pun dengan antusias mengajukan diri untuk menjawab pertanyaan Iriana.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Bidang 3 OASE KIM, Loemongga Kartasasmita menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi yang mengangkat tema "Generasi Muda Bebas Narkoba, Makin Kreatif, Cakap Digital, dan Bijak Pilah Sampah" dikemas dalam bentuk gelar wicara bersama para narasumber.

Menurut dia, dalam gelar wicara tersebut, terdapat tiga topik yang dibahas yakni mengenai antinarkoba, literasi digital, dan pemilahan sampah.

"Untuk giat di Palembang ini yang diadakan adalah diskusi mengenai literasi digital kemudian menyinggung sedikit tentang pemilahan sampah kemudian juga sosialisasi narkoba. Jadi terbagi dalam tiga diskusi sesuai dengan topik masing-masing," kata dia.

Lebih lanjut, Loemongga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi mengenai literasi digital, pemilahan sampah, dan sosialisasi antinarkoba.

Loemongga berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.

"Jadilah generasi yang keren, yang sadar lingkungan, kemudian juga mengerjakan hal-hal yang produktif dan menjauhi hal-hal yang negatif salah satunya tentunya adalah narkoba. Lebih peduli dengan sekitar, bahaya narkoba tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga menjaga kawannya, menjaga keluarganya, dan lebih produktif," kata dia.

Baca juga: Ibu Negara ajak kader PKK-Posyandu sosialisasi "Sadari" dan "Sadanis"
Baca juga: Iriana Jokowi ajak anak TK di Palembang belajar cinta lingkungan