Irjen Ferdy Sambo ke Brigadir J: Kamu Tega Sekali, Kurang Ajar Sama Saya, Tembak!

Merdeka.com - Merdeka.com - Polri telah merampungkan reka adegan pembunuhan Brigadir J di tiga lokasi. Yakni Magelang, Jalan Saguling dan rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo. Total ada 78 adegan yang diperankan langsung oleh para tersangka pembunuhan.

Mengenakan baju tahanan, Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf ditampilkan langsung ke publik. Sementara Putri Candrawathi tak mengenakan baju tahanan. Sebab, statusnya belum menjadi tahanan.

Polri kemudian merilis video animasi dalam reka adegan tersebut. Dalam video itu, ditampilkan detik-detik Irjen Ferdy Sambo perintahkan Bharada E untuk menembak mati Brigadir J.

Pistol Terjatuh

Video animasi itu memperagakan peristiwa di rumah dinas Ferdy Sambo. Tempat Brigadir J dieksekusi oleh Bharada E. Awalnya, rombongan Putri bersama Brigadir J, Bripka RR tiba di rumah dinas.

Kemudian, Putri ke kamar. Bripka RR di taman bersama Brigadir J yang sedang melakukan sambungan telepon kepada seseorang, diduga pacarnya, Vera.

Tak lama berselang, mobil Ferdy Sambo datang. Video itu juga memperlihatkan Sambo pegang pistol yang sempat terjatuh. Saat hendak diambil ajudan, Sambo melarangnya.

Ferdy Sambo Marah

Kemudian Sambo memanggil semua ajudan ke ruang tengah. Bharada E, Brigadir J dan Bripka RR kumpul di ruang tengah dekat tangga. Di video itu pula, tampak Ferdy Sambo mengungkap sejumlah kalimat ke Brigadir J.

"Kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya," ucap Ferdy Sambo kepada Brigadir J. Disiarkan dalam video animasi resmi milik Polri tersebut. Dikutip merdeka.com, Rabu (31/8).

Setelah perbincangan itu, Irjen Ferdy Sambo perintahkan Bharada E untuk melakukan penembakan kepada Brigadir J.

"Woy kamu tembak, kamu tembak," jelas Irjen Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo Ikut Menembak

Dari video itu terlihat, Bharada E kemudian menembak Birgadir J sebanyak empat kali. Pertama ke dada bagian kanan. Selanjutnya ke dada bagian kiri tembus ke leher.

Brigadir J pun jatuh tersungkur bersimbah darah di dekat tangga depan gudang.

Setelah itu, video itu juga mempertontonkan, Irjen Ferdy Sambo menembak kepala Brigadir J yang sudah tersungkur. Lalu, dia menembakkan pistol beberapa kali ke tembok. Untuk memperkuat alibi adanya tembak menembak.

Berikut Videonya

Dalam rekonstruksi langsung, Brigadir J memang tampak sedikit membukuk dengan tangan memohon ampun. Namun Bharada E tetap melakukan penembakan.

Sementara dalam reka adegan langsung tersebut, belum dapat dikonfirmasi apakah Irjen Ferdy Sambo ikut menembak atau tidak. [rnd]