Irjen Iqbal Beli dan Tawar Dagangan di Mataram, Pedagang Malah Senang

·Bacaan 2 menit

VIVA – Aksi humanis dilakukan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal kepada para pedagang yang terdampak pandemi COVID-19 dan masa PPKM darurat. Irjen Iqbal berkeliling sepanjang Jalan Sriwijaya dan Majahapit, Mataram untuk menemui para pedagang di sana.

Dalam video yang diterima VIVA, pedagang yang pertama dijumpai adalah pedagang jagung dan kacang bernama Sanan.

"Sudah laku belum?," tanya Iqbal ke pedagang dan dijawab belum laku.

"Gimana ini di masa pembatasan penjualannya?agak turun atau biasa aja," kata Iqbal.

"Agak turun pak," jawab pedagang.

Iqbal pun meminta pak Sanan untuk bersabar dan mematuhi aturan PPKM darurat guna menekan penyebaran COVID-19. Ia pun membeli dagangan pak Sanan untuk membantu ekonomi para pedagang.

"Saya beli 10 biji. Jangan lupa pakai masker. Kan disuruh tutup jam 8. Sabar ya minta maaf kan untuk kepentingan bersama. Insya Allah beberapa waktu yang akan akan datang akan selesai semua," kata Iqbal.

Iqbal juga membeli kacang seharga Rp20 ribu. Total belanjaan Iqbal yaitu Rp50 ribu. Iqbal pun sempat menanyakan apakah harga yang diberikan penjual bisa ditawar.

"Boleh tawar gak?ini saya tawar Rp100 (ribu), saya tawar Rp200 (ribu), saya tawar Rp300 (ribu). Nah ini rejeki mudah-mudahan berkah," kata Iqbal.

Mantan Kadiv Humas Polri ini pun menghampiri pedagang lainnya yaitu pedagang bakso malang bernama Sumini. Awalnya pedagang bakso malang tersebut terlihat takut akan kedatangan Irjen Iqbal. Namun, setelah menjelaskan maksud dan tujuan dirinya datang untuk membeli dagangannya, Sumini pun melayani dengan baik.

Hal yang sama juga dilakukan ke Sumini. Iqbal pun menawar dagangan Sumini yang hanya Rp10 ribu, namun membayar sebesar Rp300 ribu. Sumini pun tampak senang dan mengucapkan terima kasih.

Pedagang lainnya yang dihampiri yaitu padagang nasi puyung dan paru. Irjen Iqbal pun memborong dagangan pedagang tersebut. Saat Irjen Iqbal membayar lebih total belanjaan, pedagang tersebut tak percaya dan menyebut kalau kelebihan.

"Ini kelebihan pak," kata pedagang tersebut setelah diberi uang Rp300 ribu padahal total belanjaan hanya Rp150 ribu.

"Oh enggak itu rejeki bapak," kata Iqbal.

Mantan Wakapolda Jawa Timur ini pun mengaku melakukan hal tersebut untuk membantu perekonomian para pedagang yang terkena dampak pandemi COVID-19 dan PPKM darurat.

Selain membeli dagangan para pedagang, Iqbal pun memberikan sedikit bantuan sembako dan masker untuk para pedagang. Ia menuturkan pemberian ini sebagai wujud kepedulian polisi membantu warga.

"Ini bentuk kepedulian polisi. Mudah-mudahan bermanfaat," katanya.

Baca juga: Cara Mat Peci Nawar Harga ke Pedagang Kecil Bikin Banjir Air Mata

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel