Irjen Napoleon Emosi Ditanya Bantuan Hukum AKBP Jerry: Saya Juga Punya Hak Dibela

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte memberikan tanggapannya terkait Polda Metro Jaya yang memberikan bantuan hukum terhadap mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirkrimum) AKBP Jerry Raymond Siagian yang diberi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) usai disidang etik terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Napoleon beranggapan, bentuk bantuan hukum yang diberikan Polda Metro bukanlah suatu perlawanan terhadap Mabes Polri.

"Setiap anggota polri itu berhak mendapatkan bantuan hukum yang disiapkan oleh kepolisian, diwakili oleh Divisi Hukum Polri," ujar Napoleon kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/9).

Semua anggota polisi, kata Napoleon yang terjerat kasus hukum berhak mendapatkan bantuan hukum. Termasuk dirinya yang tersandung perkara red notice Djoko Tjandra dan kasus menganiaya M Kece.

"Jangankan Jerry semua juga punya hak untuk itu. Termasuk saya juga punya hak dibela," tegas Napoleon.

"Masalahnya saat saya perkara pertama dan sekarang (kasus M Kece), tidak ada tuh pembelaan dari Polri, dari Divisi Hukum sebagai penasehat hukum saya," tambahnya.

Polda Berikan Bantuan Hukum

Polda Metro Jaya buka suara terkait putusan pemecatan secara tidak hormat (PTDH) kepada Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian terkait pelanggaran etik atas kasus pembunuhan Brigadir J.

"Dalam hal ini sikap PMJ adalah mengembalikan kepada yang bersangkutan. Karena dalam putusan tersebut juga ada hak untuk menyampaikan banding dan sebagainya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (12/9).

Alhasil, Zulpan mengatakan jika pihaknya menyerahkan upaya atas putusan sidang komisi kode etik Polri (KKEP) kepada Jerry, apabila ingin mengajukan banding. [rhm]