IRT Tipu Warga Rp230 Juta Modus Bisa Gandakan Uang

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor Bone menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) inisial RW (48). Pelaku ditangkap karena melakukan penipuan dengan modus sebagai dukun pengganda uang.

Kepala Polres Bone, Ajun Komisaris Besar Ardiansyah mengatakan pihaknya menangkap RW setelah adanya laporan warga bernama Darmang yang mengaku menjadi korban penipuan. Pelaku ditangkap di rumahnya di Kabupaten Sinjai. Berdasarkan keterangan korban, RW melakukan penipuan dengan modus dukun pengganda uang.

"Korban adalah warga Kabupaten Bone dan merasa dirugikan hingga Rp 230 juta. Pelaku mengaku bisa menggandakan uang milik korban," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Jumat (26/8).

Ardiansyah menjelaskan kronologi berawal saat korban berkenalan dengan RW pada Februari 2022. Saat itu, pelaku bercerita kepada korban bahwa bisa menggandakan uang 10 kali lipat.

"Jadi korban ini cerita dan ingin uangnya Rp230 juta bisa bertambah. Dan pelaku mengaku bisa menggandakan uang korban menjadi Rp2,3 miliar," ungkapnya.

Ardiansyah menyebutkan korban tidak secara sekaligus menyerahkan uang Rp230 juta ke pelaku, tetapi dengan cara dicicil. Usai menerima uang dari korban, pelaku menyimpan uang tersebut di dalam sebuah peti yang dibungkus kain.

"Pelaku menyampaikan bahwa dalam waktu tertentu peti itu akan dibuka dan uang menjadi berlipat ganda," sebutnya.

Modus tersebut terungkap saat korban curiga dan tidak sabar menunggu uangnya di dalam peti bertambah 10 kali lipat. Kecurigaan korban terbukti saat membuka paksa peti tersebut.

"Korban curiga karena tak kunjung di buka itu petinya. Karenanya korban memaksa membuka peti itu dan ternyata isinya hanya tisu," bebernya.

Karena merasa tertipu, korban langsung melaporkan hal itu ke Polres Bone. Akibat kejadian itu, korban kehilangan uangnya Rp230 juta. [eko]