ISEI optimistis ekonomi Indonesia 2022 semakin membaik

·Bacaan 2 menit

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) optimistis ekonomi Indonesia 2022 akan semakin membaik yang didukung peningkatan konsumsi swasta dan kinerja ekspor serta belanja fiskal pemerintah yang terjaga.

“Optimis bahwa pemulihan ekonomi di tahun 2022 akan semakin membaik, baik di tingkat nasional maupun di DKI Jakarta,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat ISEI Perry Warjiyo dalam Webinar Seri 2 ISEI Jakarta, Jumat.

Perry yang juga Gubernur Bank Indonesia tersebut berpesan agar ISEI terus memperkuat peran untuk membangun sinergi yang kuat antara berbagai pihak baik akademisi, pebisnis, dan pemerintah dalam mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru, mendorong digitalisasi, serta ekonomi-keuangan inklusif dan hijau.

Baca juga: BI : Tren konsumsi utamakan kualitas produk dan kenyamanan berbelanja

Selain itu, ISEI juga harus terus membangun landasan bagi perekonomian Indonesia menuju Indonesia maju, dengan ciri-ciri pemanfaatan teknologi digital, inklusif, dan hijau.

“Penyelenggaraan kegiatan webinar ini diharapkan dapat membangun optimisme untuk tahun 2022 yang lebih baik, khususnya untuk terus mendorong perekonomian Jakarta sebagai pusat episentrum yang turut mendorong perekonomian nasional,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi DKI Jakarta Mochammad Abbas menyampaikan perekonomian DKI Jakarta di tahun 2022 diproyeksikan akan lebih membaik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Baca juga: Gubernur BI: Pertumbuhan ekonomi nasional mengandalkan Jakarta

Untuk terus mendorong pemulihan ekonomi di DKI Jakarta terdapat beberapa strategi antara lain dengan memastikan kebutuhan pangan, mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif, menggerakkan sektor riil, menciptakan lapangan kerja sekaligus mengurangi tingkat pengangguran, dan menjaga iklim investasi.

Selain itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Onny Widjanarko menyampaikan terdapat dua sektor yang menarik dan terus meningkat pertumbuhannya serta berpeluang untuk terus mendorong perekonomian DKI Jakarta, yaitu transportasi dan perdagangan, serta informasi dan komunikasi.

“Kenaikan sektor usaha ini sejalan dengan kenaikan bisnis e-commerce di tengah meningkatnya digitalisasi, termasuk digitalisasi UMKM,” katanya.

Senada dengan hal itu Chief Economist Bank BTN Winang Budoyo menyampaikan perlunya upaya untuk menciptakan UMKM-UMKM baru. Upaya tersebut dilakukan antara lain dengan kerja sama dengan perguruan tinggi dan organisasi masyarakat dalam program penciptaan UMKM, pendampingan bagi UMKM baru, dan dukungan pembiayaan UMKM.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel