Iseng Lempar Batu ke Kendaraan di Tol Trans Sumatera, Siap-Siap Ancaman Bui Menanti

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Volume kendaraan di Tol Trans Sumatera akan meningkat seiring kebijakan mudik diizinkan pemerintah. Diharapkan, perjalanan pemudik khususnya yang melintas di wilayah Lampung tidak terganggu ulah iseng orang bertanggung jawab.

Perbuatan iseng yang dimaksud dengan sengaja melempar batu atau benda apapun ke dalam Jalan Tol Trans Sumatera.

"Baik sengaja maupun tidak sengaja akan kita kenakan sanksi pidana," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Senin.

Sanksi pidana yang diberikan kepada masyarakat melanggar aturan sebagaimana dalam pasal 170 dan 406 KUHPidana.

"Sebagaimana pasal 170 akan diancam dengan kurungan penjara selama lima tahun dan enam bulan. Sedangkan Pasal 406 akan diancam dengan kurungan penjara selama dua tahun dan delapan bulan," sambung Pandra.

Pandra menambahkan, Polda Lampung juga mengimbau kepada pengemudi pengguna JTTS dan masyarakat sekitar agar tidak berdiri, duduk, dan berhenti di sepanjang jalur flyover.

"Kita khawatirkan hal yang tidak kita inginkan terjadi, oleh karena itu kita imbau agar tidak duduk, berdiri, dan berhenti. Ditakutkan padat nya pengemudi mengingat arus mudik Idul Fitri 2022 ini," kata dia lagi.

Jika pemudik maupun masyarakat melihat sesuatu yang mencurigakan, diminta segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian terdekat.

Atau dapat menghubungi call center 110 secara gratis jika melihat peristiwa pelemparan batu atau benda-benda lainnya.

"Lapor polisi terdekat jika kita menjadi korban pelemparan batu. Polisi akan menindaklanjuti hal tersebut," katanya. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel