Isi Pertemuan Tertutup PAN dan PKS

·Bacaan 2 menit

VIVA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendatangi kantor DPP Partai Amanat Nasional di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. kedatangan PKS ke kantor PAN adalah silaturahmi dan perkenalan pengurus PKS yang baru.

Pantauan VIVA di lokasi, tampak rombongan PKS yang dipimpin langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Sekjen Aboe Bakar Al-Habsyi tiba pada pukul 14.13 wib Jumat 21 Mei 2021. Pertemuan yang berlangsung ini dilaksanakan secara tertutup.

Sekjen PAN Eddy Soeparno menerangkan, sejumlah agenda yang dibicarakan kedua partai adalah sebagai berikut. “Utamanya silaturahmi setelah lebaran,” ujar Eddy

“Kemudian perkenalan pengurus PKS yang baru, kami mengucapkan selamat bekerja. Kami juga membicarakan berbagai isu kebangsaan terkini, termasuk masalah ekonomi dan penanganan pandemi. Kita juga berdiskusi tentang situasi di Palestina, sesuai amanat konstitusi, Indonesia perlu terus membantu perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina. PAN dan PKS satu suara soal itu,” ujarnya lagi.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam itu, dikatakan Sejken PAN Eddy Soeparno tidak membicarakan agenda politik 2024.

“Belum lah, masih jauh. Kita fokus ikut terlibat aktif memberi solusi pada persoalan-persoalan bangsa saat ini. Itu fokus utama PAN. Persoalan ekonomi dan penanganan pandemi. Fokus ke rakyat.” ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan kepada PKS untuk terus memperjuangkan amanat reformasi. Zulhas berpesan dalam pidatonya agar partai-partai politik terus memperjuangkan harapan rakyat. Adapun tugas partai politik dan kader-kadernya serta legislatif maupun eksekutif adalah memperjuangkan cita-cita reformasi itu.

“Masih banyak PR yang harus kita selesaikan bersama-sama untuk bangsa ini. Rakyat belum sejahtera, pendidikan dan kebudayaan masih harus terus diperjuangkan, kecanduan impor pangan dan perdagangan jangan terus terjadi, potensi keterbelahan di tengah masyarakat harus dicegah, dan lainnya. Partai-partai harus bekerja keras untuk itu, bukan hanya tentang kekuasaan. PAN Insya Allah berdiri di depan.” ungkap Zulhas.

Pertemuan PAN dan PKS diprediksi banyak kalangan menghadirkan dinamika yang menarik dalam situasi politik saat ini. Hal ini juga bertepatan dengan momen peringatan 23 tahun reformasi.

Seperti diketahui, PAN merupakan partai yang dilahirkan langsung dari peristiwa reformasi 1998. Dan sebelumnya PKS sudah melakukan pertemuan dengan Partai Demokrat dan PPP.


Baca juga: Jaksa Minta Maaf ke Habib Rizieq