Isi Surat Lengkap BTS Lawan Kekerasan Anti-Asia: Dukacita hingga Pengalaman Hadapi Diskriminasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Seoul - Kekerasan anti-Asia dan Pacific Islanders yang memanas di Amerika Serikat selama beberapa bulan terakhir, ikut menjadi sorotan BTS. Grup K-Pop populer ini menyuarakan perlawanan lewat sebuah unggahan di akun Twitter resminya, @BTS_twt.

Jin BTS dkk membagikan sebuah unggahan berbahasa Korea dan Inggris, dengan dua tagar yakni #StopAsianHate dan #StopAAPIHate.

Mereka tak hanya memberikan pernyataan untuk melawan kekerasan terhadap komunitas Asia dan Pacific Islander, tapi juga mengungkap pengalaman pribadi mereka menghadapi diskriminasi ini.

Berikut pernyataan lengkap BTS terkait kekerasan Anti-Asia dan Pacific Islanders:

Jadi Korban Diskriminasi

Pernyataan BTS. (Twitter/ BTS_twt)
Pernyataan BTS. (Twitter/ BTS_twt)

Kami menyatakan belasungkawa kepada mereka yang kehilangan orang-orang tercintanya. Kami merasakan duka dan kemarahan.

Kami mengingat kembali momen saat kami menghadapi diskriminasi sebagai orang Asia. Kami menerima caci maki tanpa alasan, dan kami diejek karena penampilan kami. Kami bahkan ditanya mengapa orang Asia berbicara dengan bahasa Inggris.

Tak Sebanding

Boyband BTS menyampaikan pandangan tentang generasa muda di depan hadapan majelis PBB pada Senin, 24 September 2018 (AP/Craig Ruttle)
Boyband BTS menyampaikan pandangan tentang generasa muda di depan hadapan majelis PBB pada Senin, 24 September 2018 (AP/Craig Ruttle)

Kami tidak bisa mengungkap dengan kata-kata betapa sakitnya menjadi sasaran kebencian dan kekerasan karena alasan seperti ini. Pengalaman kami tak sebanding dibandingkan dengan kejadian yang terjadi selama beberapa minggu terakhir. Tapi pengalaman tersebut cukup membuat kami tak berdaya dan menggerogoti harga diri kami.

Dipikirkan Matang-Matang

BTS. (Twitter/ bts_bighit)
BTS. (Twitter/ bts_bighit)

Apa yang terjadi saat ini tak bisa dilepaskan dari identitas kami sebagai orang Asia. Membutuhkan waktu yang lama bagi kami untuk mendiskusikan masalah ini dengan seksama, dan kami berkontemplasi secara mendalam atas bagaimana kami harus menyampaikan suara kami.

Mengutuk Kekerasan

Tapi apa yang harus disampaikan dengan suara kami harus jelas.

Kami menentang diskriminasi rasial.

Kami mengutuk kekerasan.

Anda, aku, dan kami semua memiliki hak untuk dihormati. Kita akan memperjuangkannya bersama.