ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom Bunuh Diri di Kedubes Rusia di Kabul

Merdeka.com - Merdeka.com - Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di luar kedutaan besar Rusia di Kabul, ibu kota Afghanistan kemarin. Berdasarkan informasi terbaru, ledakan yang terjadi pada pukul 10.50 pagi itu setidaknya memakan 6 korban jiwa, termasuk 2 staf kedutaan Rusia.

"Akibat serangan itu, dua pegawai misi diplomatik tewas, dan ada juga korban di antara warga Afghanistan" ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dikutip dari Aljazeera, Senin (5/9).

Khalid Zadran, juru bicara kepolisian Kabul mengatakan "empat korban lainnya adalah warga Afghanistan".

Mawlawi Sabir, kepala polisi distrik itu mengatakan "penyerang bunuh diri, sebelum mencapai target, dikenali dan ditembak oleh penjaga kedutaan Rusia". Sebab itu, hingga kini belum jelas apakah penyerang sempat meledakkan diri sebelum ditembak, atau apakah tembakan penjaga justru meledakkan bahan peledak.

ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi kemarin.

Dalam pernyataan di laman Telegram-nya, ISIS menyatakan "seorang pejuang ISIS meledakkan rompi bunuh diri di pertemuan yang dihadiri karyawan Rusia di dekat kedutaan".

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan itu dan menyampaikan belasungkawa pada para korban dan keluarga mereka.

Ledakan kemarin adalah serangan pertama ISIS yang dilakukan kepada gedung kedutaan asing semenjak Taliban mengambil alih pemerintah tahun lalu.

Untuk menjaga hubungan, Abdul Qahar Balkhi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan mengatakan “Pemerintah (Afghanistan) memiliki hubungan dekat dengan Rusia, kami tidak akan pernah membiarkan tindakan negatif musuh seperti itu berdampak negatif pada hubungan ini”.

Langkah-langkah pengamanan juga sudah diambil oleh Rusia, seperti meningkatkan pengamanan dan agen intelijen.

Ledakan yang terjadi kemarin dianggap bukan hanya serangan kepada kantor kedutaan, namun juga kepada warga sipil.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]