Iskandar Hasan dan Sutarman Calon Kuat Kabareskrim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri sebentar lagi akan menggelar 'hajatan besar' terkait pergantian pejabat elite di tataran Kabareskrim. Komjen Pol Ito Sumardi yang saat ini menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri akan habis masa jabatannya pada bulan Juni ini.

Beberapa nama pun telah muncul, diantaranya versi Indonesia Police Watch (IPW) Kalemdikpol, Komjen Pol, Oegroseno, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Sutarman dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan.

Kemudian ada Koordinator Staf Ahli Kapolri, Irjen Pol Badrodin Haiti dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Bambang Widoryatmo.

Namun, menurut Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil mengatakan ada dua nama kuat yang berpeluang besar menggantikan Ito Sumardi. Keduanya adalah Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Sutarman dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan.

"Memang saya dapat kabar yang menguat dua nama antara Sutarman dengan Iskandar Hasan. Dari segi nama, dua nama itu mencuat untuk menggantikan pak Ito. Di internal kepolisian juga tapi tergantung juga pada presiden, jadi menurut saya, dua nama itu yang menguat," ujar Nasir saat dihubungi melalui telepon oleh wartawan, Jumat (10/6/2011).

Menurut Nasir, kedua figur tersebut memiliki kecakapan masing-masing. Iskandar Hasan misalnya, di mata Nasir, mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini dalam 7 bulan kepemimpinannya belum ada hal terkait penyelesaian dan upaya memulihkan kedamaian di Aceh terus beliau lakukan.

"Terus mendapatkan respon positif dari masyarakat," jelas Nasir.

Iskandar lanjut Nasir, juga sangat baik saat menjabat Kadiv Humas Mabes Polri, "Ketika beliau jadi Humas, pernah beberapa kali tampil," jelasnya.

Tidak hanya Iskandar Hasan, Sutarman dipandang Nasir juga memiliki kelebihan dalam menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

"Sutarman juga punya kelebihan, tapi nggak dekat dalam pengamatan terhadap beliau," jelas Nasir.

Politisi PKS ini juga meminta, dalam pemilihan Kabareskrim baru nanti, internal Polri tidak terjadi perpecahan. Polri harus menunjukkan kekompakannya.

"Harapan kita tidak ada kubu-kubuan. Khawatir nanti kalau satu naik, yang satu nggak dapat tempat. Polri harus tunjukkan kekompakan untuk mencari isi Kabareskrim. Perannya sentral kan," pungkasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.