Israel Ancam Serang Iran

Liputan6.com, Tel Aviv: Presiden Israel, Shimon Peres pada Sabtu malam waktu setempat mengatakan bahwa serangan militer ke Iran sangat mungkin terjadi. Pernyataan ini dikeluarkan Peres beberapa hari menjelang laporan PBB soal program nuklir Iran. Demikian dilansir BBC Indonesia, Ahad (6/11).

"Intelijen di berbagai negara yang mengawasi Iran merasa sangat khawatir dan menekan pemerintah mereka untuk memperingatkan bahwa Iran sangat siap menggunakan senjata nuklir," kata Peres dalam sebuah wawancara televisi. "Kita harus memperhatikan negara-negara ini dan memastikan mereka menjaga komitmen. Ini harus dilakukan dan banyak pilihan untuk melakukannya," tambah Peres.

Sebelumnya, surat kabar Haaretz melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak mencari dukungan kabinet untuk menyerang Iran, yang oleh Israel dan Barat diduga tengah mengembangkan senjata nuklir.

Haaretz melaporkan belum diambil keputusan apa pun soal serangan militer ke Iran. Tetapi, hasil laporan pengawas nuklir Iran yang akan dirilis pada 8 November mendatang akan menjadi salah satu acuan keputusan pemerintah Israel. Dalam laporannya, Haaretz mengatakan sebanyak 15 anggota kabinet keamanan Israel sejauh ini masih menentang rencana serangan militer ke Iran.

Sebelumnya, Badan Urusan Nuklir Internasional (IAEA) memfokuskan perhatiannya pada usaha Iran memproduksi uranium dan plutonium yang dapat digunakan untuk pembangkit listrik maupun pembangunan persenjataan nuklir. Namun laporan terbaru ini nampaknya akan fokus pada upaya Iran memasang material radioaktif pada hulu ledak dan membangun peluru kendali untuk membawa hulu ledak nuklir itu.(ADO)