Israel Bunuh Empat Warga Palestina dalam Operasi Penggerebekan di Tepi Barat

Merdeka.com - Merdeka.com - Pasukan Israel membunuh empat warga Palestina saat melakukan penggerebekan di Jenin, Tepi Barat yang diduduki dan menurut pejabat departemen kesehatan Palestina, 44 orang lainnya terluka dalam operasi tersebut.

Saksi mata menyapaikan, ada ledakan dan tembakan setelah puluhan kendaraan Israel memasuki Jenin.

Militer Israel mengatakan tentaranya mengepung sebuah rumah untuk menangkap dua pria yang diduga melakukan penembakan baru-baru ini.

"Alat peledak diledakkan dan tersangka menembaki pasukan keamanan," jeas militer Israel dalam pernyataannya, dikutip dari BBC, Kamis (29/9).

"Pasukan keamanan menembak balik berdasarkan prosedur standar operasional dan dua tersangka tewas."

Kelompok militan Jihad Islam dan Brigade Syahid Al-Aqsa mengatakan empat dari anggota mereka tewas, menurut laporan Reuters. Salah satu dari mereka bekerja di badan keamanan Otoritas Palestina.

Media Palestina melaporkan, pasukan Israel menembakkan rudal anti tank ke sebuah rumah selama baku tembak itu.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, dua orang lainnya ditembak mati dalam bentrokan dengan pasukan Israel di kamp di daerah Jenin. Sementara itu, banyak korban luka dalam kondisi kritis di rumah sakit.

"Penjajah Israel masih meremehkan nyawa rakyat Palestina, dan merusak keamanan serta stabilitas dengan melanjutkan kebijakan eskalasinya," jelas juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Perdana Menteri Israel, Yair Lapid mengatakan di Twitter, pasukannya telah bertindak sesuai dengan "presisi maksimal" dan pihaknya "tidak akan gentar bertindak melawan siapapun yang melukai warga negara Israel dan pasukan keamanan kami". [pan]