Israel Laporkan 10.000 Kasus Covid Baru, Tertinggi Sejak April

Merdeka.com - Merdeka.com - Israel melaporkan 10.000 lebih kasus Covid baru pada Minggu. Ini merupakan kasus tertinggi sejak 1 April lalu. Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Israel dalam data yang dirilis pada Senin.

Berdasarkan angka terbaru, 10.202 dari 29.681 tes yang dilaksanakan pada Minggu hasilnya positif.

Dikutip dari laman Times of Israel, Selasa (21/6), kementerian juga melaporkan 168 orang dalam kondisi parah, naik 95 persen dari pekan lalu, dan sebanyak 37 orang dikategorikan dalam kondisi kritis.

Sementara itu, secara keseluruhan angka kematian Covid tercatat sebanyak 10.908 sampai Senin pagi, termasuk 13 kasus kematian selama akhir pekan kemarin.

Naiknya jumlah pasien Covid yang sakit parah menjadi perhatian utama di Israel, yang tengah menghadapi penyebaran varian baru virus corona BA.5.

Pejabat Kementerian Kesehatan meminta direktur rumah sakit di seluruh Israel untuk mempersiapkan pembukaan kembali bangsal khusus untuk pasien Covid.

Naiknya kasus infeksi Covid juga membuat pemerintah mempertimbangkan pemberlakuan pembatasan Covid, salah satunya kembali mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan dan vaksin untuk bayi dan balita.

Pemerintah Israel mencabut kewajiban masker dalam ruangan pada 24 April lalu.

Menurut pejabat Kementerian Kesehatan yang meminta namanya tidak disebutkan, keputusan untuk memberlakukan kembali berbagai pembatasan akan ditetapkan pekan depan. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel