Istana Jelaskan Moment Jokowi Izinkan Ambulans Menyalipnya

·Bacaan 2 menit

VIVA – Jagad media sosial sempat ramai, setelah sebuah video pendek seorang warga memperlihatkan iring-iringan Presiden Joko Widodo melintasi Jalan DI Pandjaitan, Samarinda Kalimantan Timur. Selasa 24 Agustus 2021 memang Presiden melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur.

Dalam video itu, iring-iringan Presiden Joko Widodo agak melambat dan menepi. Sementara suara warga perekam video terdengar ingin tahu mobil yang mana yang ditumpangi Jokowi dalam iring-iringan tersebut.

Ketika mobil RI-1 sudah terlihat, tiba-tiba sirine ambulans muncul dari belakang. Sembari menyalip mobil RI-1 yang agak menepi ke kanan jalan. Rangkaian Presiden Jokowi yang baru saja tiba di Samarinda, memberi jalan untuk ambulans untuk mendahului.

"Jadi memang kan aturan seperti itu, prioritas. Mereka lebih penting. Mereka membawa yang harus dirawat segera gitu. Jadi mereka lebih prioritas menggunakan jalan," jelas Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin ketika dihubungi VIVA, Kamis 26 Agustus 2021.

Bey yang ikut dalam rombongan, menceritakan iring-iringan menepi karena Presiden Jokowi mendengar sirine ambulans. Sementara rombongan Presiden memang tidak pernah lagi menggunakan sirine.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11:00 WITA, saat Presiden Jokowi dan rombongan terbatas baru mendarat di Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Kota Samarinda.

Pada hari itu, agenda Kepala Negara cukup padat yakni meninjau pelaksanaan vaksinasi, memberikan pengarahan ke jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga meresmikan tol pertama di Kalimantan.

Bey pun menyatakan, di beberapa wilayah, saat Kepala Negara kunjungan kerja, peristiwa serupa kerap kali terjadi. Bey mengingat sejumlah kejadian, mobil Presiden pernah menepi di Palu dan Aceh, dengan kejadian hampir sama di Samarinda tersebut.

Sehingga peristiwa iring-iringan Presiden Jokowi disalip oleh ambulans, kata Bey, sebenarnya bukan kejadian yang pertama kali.

"Jadi memang bukan pertama kali. Dan memang diingatkan oleh Presiden kepada rangkaian. Kasetpres, Danpaspampres, Setmilpres, kalau ambulans itu mereka lebih prioritas menggunakan jalan dibanding rombongan Presiden. Karena membawa orang yang harus segera membutuhkan penanganan di rumah sakit," jelas Bey.

Banyak warganet merespons positif melihat iring-iringan Presiden Jokowi memberikan jalan kepada yang lebih prioritas. Termasuk sopir ambulans tersebut, yang mengaku peristiwa itu sebagai kenangan yang tidak pernah akan dilupakannya. Karena memang harus membawa pasien sesegera mungkin ke rumah sakit.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel