Istana soal Surpres Calon Panglima TNI: Masih Ada Waktu Sampai Akhir November

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Stafsus Mensesneg), Faldo Maldini mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih memiliki waktu untuk mengirim surat presiden (surpres) calon Panglima TNI ke DPR.

Adapun Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada November 2021.

"Sejauh ini secara jadwal, semuanya masih aman, menunggu jadwal DPR sidang lagi. Kita masih ada waktu sampai masuk pensiun Panglima di akhir November nanti," kata Faldo kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Menurut dia, pemerintah masih memiliki banyak waktu untuk mencari perwira terbaik TNI pengganti Hadi Tjahjanto. Terlebih, kata Faldo, Panglima TNI nantinya memiliki tugas yang cukup berat.

"Masih ada waktu mencari perwira terbaik yang ingin mengorbankan dirinya untuk membawa Indonesia bangkit dari pandemi. Tugas berat ini," jelasnya.

Untuk itu, dia meminta semua pihak bersabar menunggu nama calon Panglima TNI pengganti Hadi Tjahjanto. Faldo menyebut pemerintah saat ini juga masih fokus untuk bangkit dari pandemi Covid-19.

"Kalau sudah tampak tanda-tandanya, nanti pasti langsung diumumkan, tidak mungkin diam-diam," ujar Faldo.

Belum Masuk DPR

Seperti diketahui, Presiden Jokowi belum juga menyerahkan surat presiden (surpres) nama calon Panglima TNI kepada DPR. Padahal, DPR akan memasuki masa resesnya pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Menteri Sekretariat Negara Pratikno mengatakan bahwa surpres calon Panglima TNI akan dikirim secepatnya ke DPR. Pratikno mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua DPR RI Puan Maharani terkait surpres pengganti Panglima TNI.

"Tadi kami juga sudah koordinasi dengan ibu ketua DPR untuk pengusulan surat panglima itu, yang jelas kita akan lakukan secepatnya dan ada waktu bagi DPR," tutur Pratikno kepada wartawan, Rabu 29 Oktober 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel