Isteri Rusli Zainal Bakal Diperiksa KPK

Pekanbaru (ANTARA) - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana bakal memeriksa isteri Gubernur Riau HM Rusli Zainal, tersangka kasus kehutanan dan dugaan suap penyelenggaraan PON ke XVIII 2012.

"Dalam waktu dekat isteri RZ (Rusli Zainal) juga akan diperiksa," kata penyidik KPK, Kristian, di Pekanbaru, Rabu.

Terkait hal apa isteri Rusli Zainal itu diperiksa, penyidik ini enggan menjawabnya. Begitu juga dengan pertanyaan tentang apakah terkait penelusuran harta kekayaan pejabat itu, juga tidak dijawab.

Isteri yang mana? penyidik ini juga tidak memberikan respon apa pun kepada wartawan.

Pertanyaan itu dilontarkan wartawan karena sebelumnya, Yusril Izha Mehendra, yang sempat menjadi penasehat hukum Walikota Pekanbaru Firdaus MT dalam kemelut politik bersama isteri Rusli Zainal, Septina, yang sempat mencalonkan diri sebagai Walikota Pekanbaru menyebut kalau isteri gubernur itu tidak hanya satu.

KPK sejak tiga hari terakhir kembali memeriksa sejumlah saksi-saksi untuk kasus korupsi penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan periode 2001-2006.

Kemudian juga terkait kasus dugan suap atas rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) No.6 tahun 2010 tentang Pengikatan Tahun Jamak Proyek Arena Menembak Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII 2012.

Pemeriksaan saksi-saksi itu dilakukan di Ruang Catur Prasetya pada Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Patimura.

"Pemeriksaan saksi-saksi adalah untuk melengkapi berkas perkara tersangka RZ (Rusli Zainal)," kata Juru Bicara KPK Johan Budi per telepon.

Sebelumnya KPK juga menyatakan bakal menelusuri dugaan adanya "pencucian uang" yang dilakukan oleh Rusli Zainal terkait dua kasus tersebut.

Untuk menelusuri dugaan itu, KPK membutuhkan keterangan dan informasi dari berbagai saksi.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.