Istilah Nuzulul Quran, Apa Maknanya?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Selama bulan Ramadhan, Alquran termasuk yang paling banyak dibaca masyarakat. Tak sedikit orang yang mengkhatamkan baca Alquran hingga beberapa kali. Hal itu tak lepas karena Ramadhan dikenal juga dengan bulan turunnya Alquran.

Alquran, menurut istilah para ulama, ialah kalam Allah yang menjadi mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada 17 Ramadhan dengan lafaz dan maknanya lewat perantaraan malaikat Jibril. Malam turunnya Alquran itu disebut dengan lailatul qadar.

Hal itu tertulis dalam mushaf yang disampaikan secara mutawatir dimulai dengan Al-Fatihah diakhiri dengan Surah An-Nas, seperti merujuk pada Ensiklopedia Al-Quran: Kajian Kosakata.

Sementara itu, mengenai istilah nuzul, ada yang mengartikan dengan kata menempati dan menduduki. Seperti dikatakan Syekh Dr. Muhammad bin Muhammad Abu Syuhbah, dengan merujuk QS. Al-Mu'minun, "Dan berdoalah, Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati dan Engkau adalah sebaik-baiknya yang memberi tempat."

Selain itu, kata nuzul juga berarti bergeraknya sesuatu dari suatu tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Dengan pengertian lain bahwa Alquran turun dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam surat Al-Isra, Allah berfirman, "Dan Kami turunkan Alquran itu dengan sebenar-benarnya dan Alquran itu telah turun dengan kebenaran."

Tahapan Turunnya Alquran

Ilustrasi membaca Alquran (dok.unsplash/ Positive Moslem Attitude)
Ilustrasi membaca Alquran (dok.unsplash/ Positive Moslem Attitude)

Masih merujuk eksiklopedia tersebut, secara garis besar ada dua tahap turunnya Alquran, yaitu turunnya dari Lauh Mahfuzh ke langit dunia dan turunnya dari langit dunia kepada Nabi Muhammad.

Turunnya Alquran dari Lauf Mahfuzh ke langit dunia secara keseluruhan yang terjadi pada bulan Ramadan. Sedangkan, turunnya Alquran dari langit dunia kepada Nabi Muhammad berlangsung secara berangsur-angsur selama 23 tahun.

Alquran mulai diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada 17 Ramadan tahun 611 Masehi ketika Muhammad berusia 40 tahun. Nabi Muhammad sedang beribadah di Gua Hira saat malaikat Jibril datang membawa wahyu Allah SWT.

Malaikat Jibril yang datang membawa wahyu kepada Nabi langsung memeluk Rasulullah SAW, Jibril memerintahkan Nabi untuk membaca dengan mengatakan iqra. Peristiwa itu dipandang sebagai awal mula turunnya wahyu.

Jadwal Imsakiah Ramadan 1441 Hijriah Wilayah DKI Jakarta

Infografis Jadwal Imsakiah Ramadan 1441 Hijriah Wilayah DKI Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Jadwal Imsakiah Ramadan 1441 Hijriah Wilayah DKI Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: