Istri Adiguna minta perempuan cantik penabrak rumahnya dihukum

MERDEKA.COM. Istri Adiguna Sutowo, Vika, meminta polisi segera mengungkap motif penabrakan rumah dan mobil di kediamannya di Jalan Pulomas Barat VII, Blok D2 nomor 2, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur yang dilakukan seorang perempuan cantik bernama Florence. Pihaknya meminta polisi segera mengungkap tuntas kasus tersebut.

"Bagi Bu Fika masalah ini harus dibawa ke jalur hukum, makanya kita lapor ke polisi. Kita akan terus melakukan tuntut," kata pengacara Vika, Syarifuddin Noor kepada merdeka.com, Minggu (27/10).

Pihaknya mengaku belum mengetahui apa motif Florence menabrak gerbang rumah dan mobil Adiguna.

"Banyak sekali dugaan-dugaan tapi kita belum bisa ungkapkan ya, kita belum bisa konfirmasi, mungkin satu atau dua hari lagi berhasil diungkap," katanya.

Menurutnya, kliennya Vika tak mengenal sosok Florence. Pihaknya juga belum mengetahui mengapa Florence bisa datang dengan disopiri oleh sopir pribadi Adiguna, Darmono.

"Itu dia, itu hal yang harus segera diklarifikasi," katanya.

Seperti diketahui, seorang wanita cantik bernama Florence, Sabtu dinihari kemarin, menabrak pagar kediaman Adiguna Sutowo di Jalan Pulomas Barat VII, Blok D2 nomor 2, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Saat itu, Florence datang dengan disopiri sopir pribadi Adiguna, Darmono dengan mengendarai Mercedes Benz abu bernopol B 712 NDR.

Namun saat Darmono hendak membuka gerbang, Florence langsung mengambil kemudi dan menabrakan mobil ke gerbang rumah dan mobil yang ada di garasi. Dia juga sempat berteriak-teriak menyebut nama istri Adiguna, Vika.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.