Istri Biarkan Suami Perkosa Pembantu  

TEMPO.CO, Tulungagung - Kepolisian Resor Tulungagung menangkap seorang majikan yang memperkosa pembantu rumah tangganya. Ironisnya, istri pelaku membiarkan suaminya melakukan pemerkosaan terhadap korban yang masih di bawah umur ini.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi Reserse Kriminal Polres Tulungagung Inspektur Satu Siswanto mengatakan pelaku berinisial NK, 46 tahun, warga Desa Tanjung, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung. Dia dilaporkan keluarga korban yang tidak menerima perbuatan cabul pelaku selama korban bekerja sebagai pembantu rumah tangga. "Pelaku kita tangkap kemarin dan masih proses interogasi," kata Siswanto, Selasa, 26 Juni 2012.

Menurut Siswanto, NK memperkosa korban sejak pertama kali bekerja di tempatnya pada 2009. Korban yang masih di bawah umur ketakutan karena selalu diancam akan disakiti jika menolak.

Perbuatan itu selalu dilakukan pelaku saat istrinya pergi berdagang di pasar. Sementara Nur Khoiri, yang menjadi juragan cabai, lebih banyak di rumah bersama pembantunya.

Ironisnya, upaya korban untuk mengadukan pemerkosaan itu kepada majikan perempuannya kandas. Sebab, meski pada akhirnya istri NK mengetahui perbuatan itu dan sempat memicu pertengkaran di antara mereka, perempuan itu justru membiarkan ulah suaminya. "Istri saya tahu kok," kata NK.

Hingga pekan lalu, korban yang dijanjikan akan dinikahi majikannya setiap kali usai melakukan persetubuhan mengadu kepada keluarganya. Polisi yang menerima laporan mereka segera menangkap pelaku tanpa perlawanan. Hingga kini penyelidikan kasus tersebut masih ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres setempat.

HARI TRI WASONO

Berita terpopuler:

Model Telanjang Lukisan Sudjono Memprotes Oei Hong

Lukisan-lukisan Palsu yang Bikin Geger Indonesia

Siapa Bos Tembakau yang Diguncang Lukisan Palsu

Diduga Palsu, Koleksi Lukisan Oei Hong Bikin Geger

Irwandi Dipukul Usai Pelantikan Gubernur Aceh

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.