Istri Cantik Perdana Menteri Armenia Gabung Militer dan Siap Perang

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Patriotisme terhadap bangsa dan negara tak hanya dilihat dari seorang pria, tetapi juga wanita. Banyak di antara kaum hawa yang memilih turun ke medan perang, seperti halnya yang akan dilakukan istri Perdana Menteri Armenia, Anna Hakobyan.

VIVA Militer melaporkan dalan sejumlah berita, kecamuk Perang Armenia-Azerbaijan semakin mengganas meskipun sudah tercapai tiga kali kesepakatan gencatan senjata. Armenia bersikeras mempertahankan pendudukannya di Nagorno-Karabakh (Artsakh), yang secara hukum internasional adalah wilayah teritorial Azerbaijan.

Tanpa sedikitpun menunjukkan rasa takut, Hakobyan yang merupakan istri Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, memutuskan untuk ikut bertempur ke garis depan. Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari JAM News, Hakobyan sudah mengajukan diri untuk maju ke garis depan pertempuran untuk melindungi tanah airnya.

Akan tetapi sebelum itu, Hakobyan lebih dulu harus menempuh pendidikan militer bersama Angkatan Bersenjata Armenia. Tepatnya Senin 26 Oktober 2020, Hakobyan sudah memulai latihan militer dan akan segera ikut serta dalam peperangan.

"Mulai besok, satu skuadron yang terdiri dari 13 perempuan termasuk saya, akan memulai latihan. Dalam beberapa hari, kami akan dikirim untuk melindungi perbatasan tanah air kami. Kita tidak boleh menyerahkan tanah air atau martabat kita kepada musuh," tulis Hakobyan di laman Facebook pribadinya.

Hakobyan sendiri memiliki latar belakang sebagai seorang jurnalis, yang saat ini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi surat kabar Armenia, Haykakan Zhamanak.

Pada 21 Oktober 2020 lalu, Hakobyan sempat menulis surat dan mengirimnya ke sejumlah ibu negara semisal Argentina, Brazil, Kanada, Lithuania, Lebanon, Prancis, dan Vietnam. Dalam suratnya, Hakobyan meminta para ibu negara untuk mengakui kemerdekaan Republik Nagorno-Karabakh, dan mendukung perlawanan pasukan Armenia terhadap militer Azerbaijan.

Selain sebagai istri Perdana Menteri, jiwa patriotisme Hakobyan semakin berkobar saat sang putra, Ashot Pashinyan, juga memutuskan untuk ikut bertempur. Ashot yang baru saja kembali setelah menjalani wajib militer, mengajukan diri untuk berperang sejak 5 Oktober 2020 lalu.

Baca juga: Turki Makin Ngeri, Erdogan: Kami Tak Takut Sanksi Amerika!