Istri dan Anak Kolonel Akhmad Ikut Jadi Korban Pesawat Sriwijaya SJ182

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – TNI Angkatan Udara berduka. Keluarga dari salah satu prajurit TNI AU, Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Pangkalan Udara (Lanud) Supadio Pontianak, Kolonel Teknik Akhmad Khaidir dikabarkan ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada hari Sabtu siang, 9 Januari 2020 di perairan Kepulauan Seribu.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang membenarkan informasi tentang adanya keluarga dari Kolonel (Tek) Akhmad Khaidir yang ikut dalam penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Supadio, Pontianak itu.

"Betul, mohon doa dari rekan-rekan sekalian," kata Kadispenau Marsekal TNI Indan Gilang, Sabtu malam, 9 Januari 2021.

Menurut Kadispenau, keluarga Kadislog Lanud Supadio, Kolonel (Tek) Akhmad yang ikut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 itu adalah sang istri tercinta, Rahmania Ekananda yang duduk di kursi 16 A, serta dua orang anaknya yang bernama Fazila Ammara dan Dinda Amelia yang masing-masing duduk di kursi 16 D dan 16 C.

Selain keluarga dari Kadislog Lanud Supadio, lanjut Marsma TNI Gilang, pilot pesawat yang membawa 50 orang penumpang dn 12 crew maskapai itu adalah seorang purnawirawan TNI AU yang pernah bertugas di Skadron Udara 4 Lanud Abdurachman Saleh Malang dan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, dia adalah Kapten Afwan.

"Capt Afwan adalah Penerbang TNI AU periode 1987-1998, beliau terbang di Skadron Udara 4 dan Akadron Udara 31. Beliau alumni dari IDP IV tahun 1987," ujar Kadispenau.