Istri Dicky Chandra daftar kader dan caleg PPP Garut

Pesinetron Rani Permata juga istri dari artis komedian Dicky Chandra mendaftarkan diri menjadi kader sekaligus daftar sebagai calon legislatif (caleg) ke DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Iya daftar, sebagai anggota PPP Kabupaten Garut juga sebagai caleg Dapil 14 Kabupaten Garut untuk Provinsi Jawa Barat," kata Rani usai pendaftaran dirinya di Sekretariat DPC PPP Garut, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Senin.

Ia yang datang bersama suaminya Dicky Chandra disambut baik oleh Ketua DPC PPP Garut Yudi Nugraha Lasminingrat dan sejumlah kader PPP.

Rani menyampaikan keputusannya mendaftarkan diri sebagai kader dan juga bakal calon legislatif dari PPP berdasarkan keinginan sendiri setelah melewati berbagai proses termasuk izin kepada keluarga, terutama suami.

"Allah mendatangkan melalui PPP, yaitu Kang Yudi yang datang ke rumah, awalnya tidak ada pembicaraan sama sekali, saya bilang nanti saya istikharah dulu, minta waktu doa dari orang tua dan lain-lain," katanya.

Ia mengungkapkan yang melatarbelakangi terjun ke politik karena selama ini ada keterikatan dengan masyarakat Garut, terlebih dulu menjadi istri dari Wakil Bupati Garut Dicky Chandra sekaligus Ketua P2TP2A Garut.

Selama ini, lanjut dia, selalu banyak masyarakat yang menghubungi kemudian berkonsultasi dengan berbagai persoalan sosial, termasuk kasus kekerasan dalam rumah tangga, dan ekonomi.

"Saya berpikir, kenapa tidak diteruskan kecintaan saya kepada masyarakat Garut," katanya.

Ketua DPC PPP Garut Yudi Nugraha Lasminingrat menyatakan Rani Permata diajak bergabung dan menjadi caleg yang diusung PPP karena memiliki popularitas dan banyak nilai kebaikannya.

"Selama berkiprah di Kabupaten Garut, selama beliau beraktivitas di Garut, ini banyak menanamkan nilai kebaikan dan manfaat," kata Yudi.

Ia berharap kehadiran Rani di PPP Garut dapat mendongkrak perolehan suara di ajang pesta demokrasi nanti.

Selain itu, lanjut Yudi, pergerakan Rani akan memberikan manfaat dan tentunya menjadikan Garut lebih maju.

"Yang tentunya mempunyai misi yang pertama adalah memuliakan para kiai, kemudian memperkuat syiar Islam di Kabupaten Garut, dan juga bagaimana masyarakat Kabupaten Garut ini bisa lebih baik dengan potensi sumber daya alam yang luar biasa," kata Yudi.