Istri Meninggal Arianto Bunuh Diri

TRIBUNNEWS.COM - Menderita depresi berat membuat Arianto (30), nekat bunuh diri. Warga Jl Ngagel Wasana III itu ditemukan gantung diri di lantai dua rumahnya, Selasa (12/7/2011).

Salah seorang kerabat korban, Evi (27) tak bisa memastikan pukul berapa Arianto gantung diri. Korban ditemukan suami Evi, Hamid (26), tergantung di kamar pojok di lantai dua pukul 14.00 WIB. ”Kami tak memerhatikan aktivitas Arianto karena anggota keluarga ada yang keluar atau tidur siang,” jelasnya di TKP.

Ketika ditemukan, leher Arianto terikat kain. Di dekatnya, ada tangga yang diletakkan di dinding dan di bawahnya ada bangku kecil. ”Dia sudah dua kali mencoba bunuh diri, tapi bisa kami gagalkan. Untuk yang ketiga ini kami benar-benar tak tahu kalau dia gantung diri,” urainya.

Diungkapkan, bunuh diri yang dilakukannya ini tak lepas dari rasa kehilangan yang besar, terutama setelah istrinya Indah, meninggal dunia usai Lebaran 2008 lalu. Tak lama kemudian, dia di-PHK sebagai penjaga mesin oleh perusahaan kudapan (snack) di daerah Tambaksumur. ”Setelah dua peristiwa ini, dia sering mengeluh kepalanya berat dan kadang berteriak-teriak,” katanya.

Kondisi yang memburuk, membuat keluarganya membawa Arianto untuk berobat ke RSJ Menur setiap bulan sekali. Dari penjelasan dokter jiwa di sana, memang ada syaraf di otaknya yang putus, sehingga jadi depresi. Namun, pengobatan itu belum membuatnya bebas dari depresi dan memilih gantung diri.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Gubeng AKP Winarno menjelaskan, Arianto tewas murni karena bunuh diri. ”Iya, dia sudah berkali-kali dibawa ke RSJ Menur kok,” pungkasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.