Istri Panglima TNI terima kado dari murid Sekolah Kartini Ancol

Istri Panglima TNI, Hetty Andika Perkasa menerima kado bunga dan ucapan selamat ulang tahun ke-51 dari murid Sekolah Kartini Ancol di Pademangan, Jakarta Utara.

Hetty juga mengajarkan gerakan ketahanan pangan dan pencegahan tengkes saat berkunjung ke sekolah tersebut pada Senin petang.

Ibu guru kembar ikon Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Sri Rossyati (67) dan Sri Irianingsih (67) yang membina Sekolah Kartini menceritakan bahwa Hetty dalam kesempatan itu turut mendukung gerakan ketahanan pangan.

"'Tanam sayur-mayur di kebun sekolah' seperti bayam, caisim, kangkung dan kemangi," kata Sri Rossyati didampingi Sri Irianingsih saat ditemui wartawan di Jakarta Utara.

Hetty juga ikut memanen sayuran bersama anak sekolah. "Tadi ibu Hetty panen umur 15 hari bayamnya, diambil, supaya enak bayamnya. Beliau senang, karena itu kan gerakan ketahanan pangan," ujar Sri Rossyati.

Baca juga: Semangat kemerdekaan di kolong jembatan Ancol
Baca juga: Petani manfaatkan lahan terbengkalai jadi pertanian Anggur di Jakut

Sri mengatakan, Hetty mengajarkan kepada anak didik Sekolah Kartini tentang cara bercocok tanam di halaman sekolah agar terbiasa dengan gerakan pencegahan tengkes (stunting) itu sejak dini.

"Sehingga tidak kekurangan gizi, tidak perlu beli, sudah makan itu saja, tinggal beli tempe, goreng dengan sambal, sudah enak," kata Sri.

Menurut Sri, Sekolah Kartini memang sering dikunjungi Hetty bersama sang ayah, Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono.

Hetty yang menyenangi anak kecil, suka ikut bermain-main dengan siswa-siswi Sekolah Kartini serta ikut kegiatan belajar-mengajar bersama-sama.

"Biasanya ibu sering ke sini. Beliau sudah seperti ibu guru di sini," kata Sri.

Hetty mengakhiri kunjungannya sore itu dengan memotong kue dan bernyanyi bersama anak-anak. Setelah itu, istri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa itu memberikan sebanyak 100 paket santunan kepada anak-anak binaan Sekolah Kartini.