Istri Sakit, Suami di Bogor Perkosa Anak Kandung Selama Tiga Tahun

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kasus anak diperkosa ayah kandung di Bogor, Jawa Barat, terbongkar setelah korban curhat ke pacar. Aksi bejat pelaku dilakukan di kediamannya di Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Pelaku berinisial MR (38), seorang buruh harian lepas yang sudah tidak lagi bisa menyalurkan hasrat seksualnya terhadap sang istri yang jatuh sakit. MR kemudian menyetubuhi putrinya berinisial BA (15) sejak 2019.

Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra menjelaskan, aksi pelaku dilakukan saat tidur dengan korban dan sang istri. Posisi korban berada di tengah antara pelaku dan ibunya.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar," kata Wisnu dalam keterangannya, Rabu (20/4).

ayah perkosa anak kandung di bogor
ayah perkosa anak kandung di bogor

Rasyid Ali

Aksi Pelaku Diketahui Pacar Korban

Kelakuan bejat MR, pertama kali diketahui pacar korban, FM, pada 20 Maret 2022 sedang melakukan panggilan video dengan korban sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB keesokan harinya. Dalam panggilan video itu, FM melihat pelaku MR masuk ke kamar BA lalu memegang handphone BA dan menutup panggilan video itu.

"Besoknya si pacar korban ini bertanya mau apa ayahnya itu masuk ke kamar dan dijawab hanya untuk membetulkan lampu. Tapi FM tidak percaya dan mendesak BA yang akhirnya mengakui perbuatan ayahnya," kata Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo Tarigan.

Setelah mendengar cerita BA, FM kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Dramaga, hingga kepolisian dapat mengungkap perbuatan bejat yang telah dilakukan pelaku semenjak korban duduk di kelas 1 SMP tersebut.

"Pelaku seperti itu karena sudah tidak dapat berhubungan badan dengan istrinya yang sedang sakit. Selama ini pelaku kerap diancam oleh pelaku," kata Siswo. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel