Istri Tidak Terima Dicerai Rio Reifan

Ichsan Suhendra
·Bacaan 2 menit

VIVA – Henny Mona, istri Rio Reifan tidak percaya sang suami mengajukan permohonan cerai. Padahal, sejak tanggal 29 Juni 2020, Henny Mona menunggu kepulangan Rio namun tidak kunjung datang. Henny mengaku tidak menjemput sang suami karena beberapa saat sebelumnya mengalami pertengkaran.

"Kalau jemput nggak aku sengaja enggak jemput, karena aku juga sebagai seorang istri wajarlah ada rada kecewa, marah walaupun ke sininya sebenernya baik-baik aja. Jadi saya pengin tahu aja pulangnya ke mana," kata Henny Mona saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Senin, 6 Juli 2020.

Henny sempat mendengar mengenai pengajuan permohonan cerai tersebut. Namun Henny Mona sempat mengira Rio Reifan sebatas emosi sesaat. Tak lama kemudian, ia mendapat panggilan dari pengadilan.

"Iya saya langsung down saya ngobrol sama manajer saya, saya ngobrol sama sahabat juga, sama ibu saya juga, sama kakak-kakak saya, mereka bilang ya sudahlah ini mungkin jalan yang terbaik dari Allah, kalau saya pribadi, saya enggak nerima," ujar Henny.

Padahal, menurut Hennny, saat Rio pernah memohon agar tidak meninggalkannya. Saat itu Henny menemani Rio yang menjalani perkara narkoba. Rio sampai menangis agar Henny tidak meninggalkannya seorang diri.

"Saya keselnya gini, kan kamu yang minta kesempatan, kan kamu yang mohon mohon, kamu yang berucap manis, kamu yang mimpi kamu segala macem. Di RSKO pun Rio bilang ‘aku kalau enggak ada kamu lebih baik mati, aku enggak bisa hidup tanpa kamu, kalau mati di dalam lapas aku lillahi ta’ala aku siap yang penting jangan kamu duluan yang mati karena aku gak siap hidup tanpa kamu’," kata Henny.

Baca juga: Bebas Penjara, Rio Reifan Langsung Gugat Cerai Istri?

Rio Reifan mengajukan permohonan cerai ke Pengadilan Agama Bekasi sejak 10 Juni 2020. Rio sudah tiga kali tersandung hukum karena masalah narkoba. Sampai saat ini, Henny berharap ada komunikasi dengan Rio Reifan.

"Akhirnya kayak gini jadi saya enggak terima, kalau memang mau bercerai kenapa dulu kamu minta saya untuk tetep stay, dan kenapa kamu pas keluar enggak ke rumah dulu buat berbicara yang baik, tahu-tahu ada layangkan cerai tanggal 10 Juni, kan ada jeda waktu 29 Mei sampai 10 Juni itu kan dimana harusnya baik-buruk kita berkomunikasi ya," katanya.