Istri Uya Kuya Bongkar Kebiasaan Nathalie Holscher Sejak Muda saat Punya Masalah

Fimela.com, Jakarta Rumah tangga Nathalie Holscher dan Sule sedang terancam perceraian usai munculnya gugatan di Pengadilan Agama Cikarang. Sampai saat ini, belum diketahui secara jelas akar masalah yang menyebabkan Nathalie Holscher menggugat cerai suaminya tersebut.

Astrid Kuya, istri dari Uya Kuya yang juga berstatus sebagai tante dari Nathalie Holscher mengatakan jika keponakannya itu memang pribadi yang tertutup. Sikap itu pula yang ditunjukkan Nathalie Holscher saat kabar perseteruannya dengan Putri Delina menyeruak.

"Nathalie orangnya nggak pernah bicara, obrolin apa-apa. Kalau dibilang gue tahu detailnya yang pasti (soal permasalahannya dengan Putri Delina), nggak," kata Astrid dikutip dari Liputan6.

Tertutup

Sule dan Nathalie Holscher (Instagram/ferdinan_sule)
Sule dan Nathalie Holscher (Instagram/ferdinan_sule)

Lebih lanjut, sebagai keluarga Astrid Kuya menyebut sikap Nathalie Holscher yang demikian memang sudah tampak sejak masih muda. Menurutnya, Nathalie Holscher memiliki pemikiran yang jauh lebih dewasa dari usianya.

"Anaknya selalu simpen sendiri, memang dari dulu sudah cepat dewasanya. Jadi semua permasalahan dia simpen sendiri," paparnya.

Meminta Sabar

Sule dan Nathalie Holscher. (Foto: Instagram @ferdinan_sule)
Sule dan Nathalie Holscher. (Foto: Instagram @ferdinan_sule)

Maka dari itu, saat permasalahan dengan Putri Delina menyeruak, Astrid Kuya hanya menyampaikan pesan untuk Nathalie Holscher lebih bersabar. Sayangnya, hal itu tak terjadi lantaran tak lama kemudian Nathalie diketahui mengajukan gugatan cerai terhadap Sule.

"Yang namanya saudara, gue selalu bilang sama dia gini aja, pokoknya gue selalu bilang setiap kali ada masalah atau apapun, satu, sabar. Gue selalu menekankan Nathalie, 'sabar, sabar, sabar, sabar, sabar'. Pokoknya intinya setiap ada masalah sama ponakan-ponakan gue, nggak hanya Nathalie ya, gue selalu bilang sabar. Setiap masalah pasti ada jalan keluar insyaAllah. Setiap masalah yang dianggap jelek pasti insyaAllah ada nilai positifnya," kata Astrid Kuya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel