Isu Ganti Prabowo Jadi Ketum Gerindra, Dasco Laporkan Lisman Hasibuan

Hardani Triyoga, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad melaporkan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Lisman Hasibuan terkait dugaan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri pada Senin, 3 Mei 2021. Dasco merasa difitnah mau maju sebagai Ketua Umum Partai Gerindra menggantikan Prabowo Subianto.

“Saya selaku kuasa hukum Dasco Ahmad, hendak membuat laporan kepolisian tentang berita bohong atau hoax, fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Lisman Hasibuan yang mengaku sebagai Ketua Umum MPO KNPI," kata Kuasa Hukum Dasco, Maulana Bungaran di Bareskrim.

Menurut dia, Lisman telah membuat pernyataan melalui media sosial WhatsApp yang isinya meminta Prabowo mundur dari jabatan Ketua Umum Gerindra. Permintaan itu agar Prabowo fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan RI di Kabinet Indonesia Maju.

“Juga mendukung Dasco sebagai Ketua Umum Gerindra. Hal ini dinyatakan oleh klien kami Dasco bahwa itu tidak benar,” jelas dia.

Ia menjelaskan posisi Prabowo sebagai Menteri Pertahanan maupun Ketua Umum Gerindra, itu sama sekali tidak ada pertentangan. Kata dua, kedua jabatan bisa berjalan dengan baik sampai saat ini.

“Kedua, Dasco tidak ada keinginan untuk maju sebagai Ketua Umum Gerindra,” ujarnya.

Maka itu, ia menyayangkan Lisman yang tidak pernah melakukan konfirmasi atau meminta persetujuan dari Dasco sehingga namanya dicatut atau diangkat didorong-dorong sebagai calon Ketua Umum Gerindra.

“Kami berkeyakinan apa yang dilakukan Lisman yang mengaku sebagai ketua MPO KNPI itu menyebarkan berita bohong atau hoax atau fitnah, dan pencemaran nama baik klien kami. Tidak elok kalau dari pihak luar ikut campur urusan rumah tangga partai,” katanya.

Dalam laporannya, Maulana membawa sejumlah barang bukti untuk diserahkan kepada penyidik Bareskrim guna melengkapi pelaporan. Beberapa di antaranya bukti digital dalam flashdisk berisi tangkapan layar.

“Kami sudah menyiapkan nama-nama saksi yang siap akan bersaksi dalam permasalahan kasus ini," ujarnya.