Isu Gempa Susulan Bikin Panik Warga Sulbar, BNPB Tegaskan Hoax

Raden Jihad Akbar, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, meminta masyarakat di Mamuju tak terpengaruh dengan informasi hoaks yang meresahkan terkait dengan gempa magnitudo 6.2 yang mengguncang Sulawesi Barat.

Hal ini disampaikan saat meninjau lokasi terdampak gempa bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuldjono, di Mamuju, Sulawesi Barat.

"Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan (Hoaks)," kata Doni dalam keterangan pers BNPB, Minggu 17 Januari 2021.

Baca juga: OJK Sebut Stabilitas Sektor Keuangan 2020 Terjaga, Ini Penjelasannya

Sebelumnya beredar isu yang menyebutkan bahwa masyarakat harus keluar dari Mamuju, setelah ada info hoaks mengenai gempa susulan yang jauh lebih besar dari peristiwa sebelumnya.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, juga mengatakan informasi itu tidak benar. Dia mengatakan pemerintah tidak pernah meminta masyarakat untuk keluar dari Mamuju.

"Tidak pernah BMKG menyatakan hal seperti itu. Yang kami imbau adalah jauhilah bangunan-bangunan yang sudah runtuh, jauhi lereng yang rawan longsor dan cukup jauh dari pantai," ungkap Dwikorita, dalam kesempatan yang sama.

Sebelumnya BMKG telah merilis informasi mengenai adanya potensi gempa susulan, akan tetapi pihaknya memastikan bahwa kekuatannya tidak akan sebesar gempa kedua atau main shock seperti yang terjadi pada Jumat lalu.