ITDC dukung pemanfaatan kendaraan listrik di kawasan pariwisata Bali

Subagyo
·Bacaan 2 menit

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku BUMN yang bergerak di bidang pariwisata mendukung kerjasama pemanfaatan kendaraan listrik di kawasan pariwisata Nusa Dua, Bali melalui project electric vehicle atau EV Smart Mobility.

“Kami sangat mendukung kerjasama pemanfaatan kendaraan listrik ini karena sejalan dengan komitmen ITDC untuk mewujudkan Eco Sustainable Tourism di kawasan pariwisata yang kami kelola," ujar Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurut Arie, selain dapat menjadikan The Nusa Dua sebagai kawasan percontohan Bali Energi Bersih yang merupakan program Pemerintah Provinsi Bali serta sebagai wujud dukungan ITDC atas Peraturan Presiden No.55/2019.

Pemanfaatan kendaraan listrik dalam kawasan ini juga akan mendukung implementasi protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) untuk mewujudkan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang lebih bersih, aman, dan nyaman sehingga dapat menjadi tambahan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.


Baca juga: ITDC antisipasi dampak cuaca ekstrem di kawasan Nusa Dua Bali


Untuk meningkatkan pelayanan, seluruh 30 unit pada project EV Smart Mobility akan disterilisasi sebelum dan sesudah digunakan. Dengan demikian pengguna dapat menikmati sebuah pengalaman bermobilitas dengan kendaraan elektrifikasi Toyota yang menyenangkan, mudah, aman dan nyaman.

Berkomitmen untuk menghadirkan Mobility Happiness for All di perayaan ulang tahun ke 50 Toyota di Indonesia, PT Toyota-Astra Motor tidak hanya menghadirkan pilihan produk elektrifikasi yang lengkap, tapi juga sebuah ekosistem yang terintegrasi bagi masyarakat luas untuk mendapatkan pengalaman baru dalam
bermobilitas dengan menggunakan produk–produk elektrifikasi Toyota melalui project EV Smart Mobility di The Nusa Dua, Bali.

Project EV Smart Mobility ini didukung oleh 13 partnership yaitu PT Astra International Tbk., Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), PT Aisin Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Denso Indonesia, PT KDDI Indonesia, PT Asuransi MSIG Indonesia, PT Panasonic Gobel Indonesia.

Kemudian PT Sugity Creatives, PT Toyota Astra Financial Services, Toyota Industries Corporation, PT Toyota Tsusho Indonesia, dan TCD Asia Pacific Indonesia.


Baca juga: ITDC tanda tangani kontrak pembangunan infrastruktur di KEK Mandalika


Selain itu, Toyota juga bekerjasama dengan PT Serasi Auto Raya (SERA), yang akan menangani aktivitas operasional project EV Smart Mobility.

"Saya senang sekali atas inisiatif Toyota berkerjasama dengan ITDC dan pihak lainnya untuk semakin meningkatkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di kawasan pariwisata di Nusa Dua," kata Gubernur Bali, Wayan Koster.

Wayan Koster juga menambahkan, hal ini tentunya selaras dengan Peraturan Gubernur Bali no. 48 tahun 2019. Selain itu, hal ini juga sesuai dengan Visi Pembangunan Daerah Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru.

"Hadirnya kendaraan ini sangat mendukung upaya kita bersama untuk menjaga alam Bali yang bersih serta untuk meningkatkan kualitas pariwisatanya. Saya harap Kerama Bali, khususnya para generasi muda akan mengikuti langkah ini sebagai upaya kita bersama dalam mewujudkan alam dan bumi Bali yang bersih," ujarnya.


Baca juga: Ketua MPR: Pemerintah terus dorong pengembangan kendaraan listrik

Baca juga: PLN siapkan cadangan energi dukung alih energi transportasi ke listrik