ITDC: WSBK dan MotoGP beri efek berganda besar bagi ekonomi RI

·Bacaan 2 menit

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengungkapkan ajang balap motor seperti World Superbike atau WSBK 2021 dan MotoGP 2022 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Lombok, NTB, akan memberikan efek berganda (multplier effect) besar bagi perekonomian Indonesia.

"Kami percaya event balap motor yang akan berlangsung di The Mandalika ini akan memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian serta mempercepat pemulihan pariwisata di NTB dan Indonesia pada masa adaptasi kebiasaan baru ini," ujar Direktur Keuangan, Strategi, dan Manajemen Risiko ITDC Nugdha Achadie dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa.

Nugdha menyampaikan bahwa berdasarkan perhitungan, efek berganda yang akan diperoleh antara lain nilai ekonomi yang dibangkitkan dari satu ajang WSBK/MotoGP mencapai tidak kurang dari Rp500 miliar dengan serapan tenaga kerja 7.945 orang.

Selain itu, peningkatan produk UMKM dengan penambahan tenaga kerja paling tidak 3.000 orang, peningkatan kunjungan wisatawan ke Lombok hingga 19 persen dan tak kalah penting adalah perkuatan country branding bagi Indonesia.

"Oleh karena itu, kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar event balap motor berkelas dunia yang akan kita gelar di The Mandalika dapat berjalan dengan lancar dan sukses," kata Nugdha.

Terkait kesiapan The Mandalika menyambut WSBK, saat ini konstruksi lintasan sirkuit telah mencapai 100 persen dan siap digunakan, sementara konstruksi beberapa fasilitas pendukung seperti race control, pit building, dan medical center ditargetkan siap digunakan saat balapan dimulai.

Selain itu, ITDC bekerja sama dengan TNI dan Polri tengah menyiapkan command center sebagai pusat pengendalian keamanan saat ajang berlangsung.

ITDC juga telah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas guna memperlancar arus penonton dari dan ke The Mandalika menuju sejumlah titik di Lombok.

Selain itu, guna memastikan penerapan protokol kesehatan, akan dibentuk pula satgas protokol kesehatan di lokasi acara, serta tenda-tenda masker untuk penyediaan secara gratis.

Baca juga: Menko Airlangga: Pembelian tiket World Superbike dibuka 18 Oktober
Baca juga: Sandiaga ingin MotoGP-Superbike Mandalika beri dampak bagi desa wisata
Baca juga: ITDC apresiasi kepercayaan Dorna atas kesiapan Sirkuit Mandalika

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel