Itera bantu petani buat otomatisasi alat semprot pestisida cair

Tim Dosen Program Studi Teknik Institut Teknologi Sumatera (Itera) membantu Kelompok Tani Jatisari Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, membuat sistem otomatisasi alat semprot pestisida cair.

"Penerapan sistem otomatisasi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas petani serta mengurangi risiko kelelahan dan kecelakaan kerja," kata dosen Teknik Industri Itera Andhyka Tyaz Nugraha, S.P., M.Si., Ph.D di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan bahwa membuat sistem otomasi pada alat semprot pestisida cair menggunakan metode pendekatan ergonomi sebagai alat bantu pertanian dan perkebunan pada Kelompok Tani Jatisari Lampung Selatan.

"Penerapan otomasi yang diaplikasikan pada alat semprot yang biasa digunakan petani dengan melakukan modifikasi penambahan komponen motor servo sebagai penggerak tangkai semprot, putaran motor servo diteruskan menggunakan roda gigi," kata dia.

Kemudian, lanjut dia, roda gigi tersebut menggerakkan rack gear yang menempel pada tangkai alat semprot, sehingga tangkai alat semprot dapat bergerak maju dan mundur.

Baca juga: Itera latih warga Pringsewu jernihkan jelantah dengan lempung alam

Baca juga: Itera-Meatless Kingdom kembangkan jamur sebagai pangan alternatif

"Untuk daya penggerak motor servo menggunakan baterai motor 12 volt yang berada pada tangki alat semprot," kata dia.

Andhyka menjelaskan penerapan sistem otomasi ini untuk memudahkan para petani dalam melakukan proses penyemprotan pestisida ke lahan pertanian.

Dengan modifikasi tersebut, para petani dapat dengan mudah untuk melakukan proses penyemprotan tanpa harus mengalami kelelahan kerja yang tinggi.

“Pengenalan sistem automasi alat pertanian ini diharapkan dapat lebih meningkatkan efektifitas dan produktifitas kerja para petani, terutama untuk proses perawatan tanaman, sehingga produktifitas dan efisiensi dalam proses bertani jadi lebih baik,” kata dia.

Dia mengatakan bahwa sistem automasi ini sudah banyak digunakan dalam dunia industri saat ini, karena dapat memudahkan pekerjaan, salah satunya adalah pada sektor pertanian.

“Semoga dengan pengenalan sistem otomasi pada alat alat pertanian ini dapat memacu semangat para dosen untuk dapat mengembangkan inovasi lagi. Pengabdian yang dilakukan para dosen dan mahasiswa Itera dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja petani," kata dia.

Baca juga: Itera luncurkan program EduPatriot pada Dies Natalis Ke-8

Baca juga: Itera ajak masyarakat Totokan manfaatkan energi biogas kotoran sapi