ITF DEWG dukung transformasi digital inklusif dan berkelanjutan

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI sekaligus Chair Digital Economy Working Group (DEWG) G20 Mira Tayyiba mengatakan satuan kerja industri atau Industry Task Force (ITF) mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Mira, hal ini dapat dicapai ITF dengan melakukan kolaborasi antara pihak pemerintah dan swasta -- termasuk di dalamnya perusahaan teknologi digital dari berbagai sektor, seperti misalnya transportasi, layanan pesan-antar makanan, jual-beli secara daring, hingga pariwisata.

"Pembahasan ini untuk mendukung transformasi digital yang inklusif, memberdayakan dan berkelanjutan. Namun, ini semua memerlukan kolaborasi banyak pihak. Sehingga kita mampu memberikan fondasi kuat untuk dimanfaatkan kembali di sektor lainnya," kata Mira dalam forum diskusi di Jakarta, Jumat.

Baca juga: DEWG perkuat bahasan menuju Deklarasi Menteri

Lebih lanjut, Mira berpendapat kolaborasi tersebut dilakukan secara horizontal dengan sesama regulator, dan secara vertikal bersama dengan industri. Kehadiran industri ia nilai penting dalam mendukung transformasi digital maupun Presidensi G20 Indonesia.

"Kompleksitas digital ini sangat bervariasi. Pemerintah bekerja sama dengan mitra karena kita perlu ekosistem, dan dengan teman-teman industri, memastikan teman-teman di kolam industri itu bisa co-exist dengan fair, tidak ada yang mendominasi dan monopoli, atau fair playing field di sektor digital," papar dia.

"Untuk itu, penting rasanya bekerja sama untuk capai visi tertentu dan menjaga keseimbangan ekosistem ini. Dan tentu saja, komunikasi menjadi penting, bagaimana mengenal komponen ekosistem di dalamnya juga menjadi penting," imbuhnya.

Baca juga: Indonesia dorong negara G20 perkuat kesepahaman tata kelola data

Mira mengatakan, ITF DEWG melalui acara G20 Digital Innovation Network, yang akan dihelat secara hibrida di Bali pada 2-4 September mendatang, akan mengangkat tema "The Rise of Digital Economy: Post-Pandemic Recovery and Beyond".

G20 Digital Innovation Network sendiri adalah forum perdana untuk berbagi pengetahuan, mendorong diskusi, dan membangun kemitraan di antara para pemain inovasi global.

Dengan membangun jejaring antara sektor publik dan privat sebagai esensi utama dari forum ini, G20 Digital Innovation Network membangun sebuah platform digital untuk memudahkan startup, pemodal ventura, korporasi, dan pembuat kebijakan saling berkenalan dan berkomunikasi.

"ITF sebagai forum dialog bercerita tentang tren ekonomi digital Indonesia, dan bagaimana kontribusi para digital players di dalamnya. Bagi kami, ini luar biasa untuk dipercaya teman-teman industri dan Kominfo untuk menjadi koordinator ITF, berdialog soal rencana DEWG selanjutnya," kata Vice President of Public Policy & Government Relations Traveloka Widyasari Listyowulan.

Baca juga: Kemkominfo dukung kemandirian pangan melalui pendampingan UMKM

Baca juga: Kominfo dorong koperasi pangan adaptif dengan transformasi digital

Baca juga: Angin segar DEWG untuk tata kelola data Indonesia