Ivana Trump, Istri Pertama Donald Trump Meninggal Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - Istri pertama mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ivana Trump, meninggal dunia di New York City (NYC) pada Kamis (14/7). Ivana meninggal dalam usia 73 tahun. Kabar duka ini disampaikan keluarganya.

Donald Trump mengunggah di platform media sosialnya, Truth Social, Ivana meninggal di rumahnya di Manhattan.

"Dia seorang perempuan yang luar biasa, cantik, dan hebat, yang menjalani kehidupan luar biasa dan menginspirasi," tulis Trump, dikutip dari Al Arabiya, Jumat (15/7).

Ivana dan Donald Trump memiliki tiga anak; Donald Trump Jr, Ivanka Trump, dan Eric Trump.

"Dia sangat membanggakan mereka (anak-anaknya), sebagaimana kami semua juga bangga padanya," lanjut Trump.

"Istirahat dalam Damai, Ivana!"

Dua orang yang mengetahui kematian Ivana menyampaikan kepada The Associated Press (AP), polisi sedang menyelidiki apakah Ivana Trump jatuh dari tangga dan meyakini kematiannya ini tiba-tiba.

Dua orang sumber yang menolak disebutkan namanya ini mengatakan, Ivana ditemukan pingsan di tangga rumahnya. Kantor pemeriksa medis akan menetapkan penyebab kematiannya.

Dalam pernyataan keluarga, tiga anak Ivana menyebut ibu mereka sebagai sosok perempuan hebat.

"Kuat dalam bisnis, atlet kelas dunia, kecantikan yang memancar dan ibu dan sahabat yang perhatian, dan seorang penyintas," tulis mereka.

"Dia melarikan diri dari komunisme dan menaklukkan negara ini," lanjutnya.

"Dia mengajarkan anak-anaknya tentang ketabahan dan kekuatan, kasih sayang, dan tekad yang kuat."

Ivana merupakan pemain ski kelahiran Ceko dan pernah menjadi model. Dia bertemu Donald Trump pada 1970 dan memuji mantan suaminya itu sebagai sosok "cerdas dan lucu, seorang pria Amerika tulen yang baik," dalam buku yang dia tulis pada 2017. Ivana dan Trump menikah pada 1977.

Pasangan ini menjadi rekan dalam kehidupan asmara dan bisnis. Ivana mengelola salah satu kasino milik Trump, Atlantic City dan membantu Trump membantung Trump Tower.

Pasangan ini bercerai pada 1992. Keduanya tetap berteman dan Ivana mendukung pencalonan Trump sebagai presiden pada 2016.

Ivana Trump lahir dengan nama Ivana Zelnickova pada 1949 di kota Gottwaldov yang sebelumnya bernama Zlin, Cekoslowakia. Nama kota itu diganti Komunis ketika mereka merebut negara tersebut pada 1948. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel