Iwan Bule Komentari Peretasan Situs PSSI dan Pencoretan Wajahnya Buntut Kekalahan Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2020

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bogor - Situs PSSI diretas berupa deface atau perusakan situs web. Kejadian itu berlangsung pasca-Timnas Indonesia dibantai Thailand pada final Piala AFF 2020.

Timnas Indonesia dilumat Thailand 0-4 pada laga leg pertama final Piala AFF di National Stadium, Kallang, Rabu (29/12/2021) malam WIB.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, sudah tahu situs PSSI diretas. Namun, pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu mengklaim masalah tersebut telah teratasi sejak Kamis (30/12/2021) siang WIB.

Namun, ketika diakses pada Jumat (31/12/2021) pagi WIB, laman PSSI justru tidak dapat dibuka.

"Saya sudah dapat laporan dari tim media PSSI memang di-hack, namun siangnya sudah selesai," kata Iriawan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Kamis (30/12/2021) malam WIB.

"Nanti akan kami tindaklanjuti. Namun, saya fokus dulu dengan kegiatan ini. Yang jelas sudah bisa kembali normal," ujar Iriawan di tengah-tengah Grand Final Liga 2.

AnonSec Team Tinggalkan Pesan di Situs PSSI

Situs PSSI diretas setelah Timnas Indonesia kalah 0-4 dari Thailand pada leg pertama babak final Piala AFF 2020. (Potongan layar situs PSSI).
Situs PSSI diretas setelah Timnas Indonesia kalah 0-4 dari Thailand pada leg pertama babak final Piala AFF 2020. (Potongan layar situs PSSI).

Ketika diakses pada Rabu (29/12/2021) sekitar pukul 22.30 WIB, laman PSSI dalam artikel yang berjudul "Ayo…Tetap Semangat di Laga Kedua" berubah drastis. Latarnya berganti menjadi hitam pekat. Website itu diduga diretas oleh hacker yang mengatasnamakan AnonSec Team.

AnonSec Team mengunggah ulang poster Timnas Indonesia yang pernah diposting oleh Iriawan di akun media sosialnya pada beberapa waktu lalu.

Namun, AnonSec Team mencoret tubuh Iriawan dalam poster tersebut. Wajah Iwan Bule memang terlihat lebih besar ketimbang para pemain Timnas Indonesia.

Iriawan juga tidak menyertakan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam poster itu.

Anonsec Team meninggalkan pesan dalam peretasannya di laman PSSI yang bertuliskan "Hacked by Anon7. Indonesia mainnya bapuk apa karena Ketua PSSI masuk kamar ganti pemain? Yok Indonesia bisa yok. Masih ada leg kedua. Semangat! #opiwan #indonesiajuara."

Selain itu, Anonsec Team juga memutar lagu Netral yang berjudul Garuda di Dadaku pada pemberitaan terbaru di laman PSSI tersebut.

Iwan Bule memang berencana untuk masuk ke ruang ganti Timnas Indonesia pada final Piala AFF. Namun, itu nanti saat pertemuan kedua. Dia mengaku tengah meminta izin kepada AFF untuk mewujudkan keinginannya itu.

Timnas Indonesia masih akan menghadapi Thailand dalam leg kedua final Piala AFF pada Sabtu (1/1/2021) malam WIB di National Stadium. Tim berjuluk Skuad Garuda itu butuh keajaiban untuk mengembalikkan keadaan.

Fokus ke Banyak Hal

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melakukan inspeksi ke Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (3/3/2020) untuk melihat persiapan kandidat venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/M. Iqbal Icshan)
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melakukan inspeksi ke Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (3/3/2020) untuk melihat persiapan kandidat venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/M. Iqbal Icshan)

Selain Liga 2 dan Timnas Indonesia yang masih berjuang di Piala AFF, fokus Iriawan juga tertuju kepada rencana seri keempat dan kelima BRI Liga 1 2021/2022 yang dijadwalkan digelar di Bali pada Januari 2022.

"Ada juga persiapan ke Bali untuk koordinasi, sebentar lagi BRI Liga 1 kembali dimulai. Fokus saya bukan ke Timnas Indonesia saja, timnas sudah pasti jelas," ujar Iriawan.

"Setelah Timnas Indonesia selesai bertanding melawan Thailand, saya berkomunikasi dengan Evan Dimas dan Asnawi Mangkualam. Bagaimana situasi dan sebagainya. Setiap hari saya berkomunikasi dengan para pemain timnas," jelasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel