Iwan Bule Mengenang Hari ketika Terpilih Menjadi Ketua PSSI pada 2019 Jelang Lengser, Netizen Bersimpati

Bola.com, Jakarta - Mochamad Iriawan segera lengser dari posisinya sebagai Ketua PSSI. Pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu kemungkinan akan diganti pada 16 Februari 2023.

Ya, pada bulan depan, PSSI bakal menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk mencari Ketua, Wakil Ketua, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI buat periode 2023-2027.

Sejauh ini, baru La Nyalla Mattalitti yang telah mendaftar sebagai Calon Ketua PSSI. Menteri BUMN, Erick Thohir dikabarkan bakal mengajukan diri pada Minggu (15/1/2023).

Sementara, Iriawan belum menunjukkan tanda-tanda akan bertarung dalam bursa pemilihan Ketua PSSI untuk mempertahankan singgasananya.

Ungkapan Iwan Bule

<p>Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan didampingi anggota Exco di GBK Area, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Oktober 2022, menyatakan akan mempercepat Kongres Luar Biasa atau KLB. (foto: PSSI)</p>

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan didampingi anggota Exco di GBK Area, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Oktober 2022, menyatakan akan mempercepat Kongres Luar Biasa atau KLB. (foto: PSSI)

Sebulan lebih sebelum meletakkan jabatannya, Iriawan mengenang hari ketika terpilih sebagai Ketua PSSI dalam KLB PSSI pada 11 November 2019.

Saat itu, Iriawan menang mutlak dengan mengalahkan sepuluh calon Ketua PSSI lainnya. Iwan Bule mendapatkan 82 suara dari 85 voters KLB PSSI.

"Sabtu, 11 November 2019, menjadi suatu momentum yang paling membekas dalam perjalanan hidup saya. KLB PSSI menetapkan sejak saat itu saya dipercaya memimpin federasi olahraga paling populer di Indonesia," kata Iriawan dalam akun Instagramnya, @mochamadiriawan84, Sabtu (14/1/2023).

Iwan Bule Mengenang

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sambutan saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sambutan saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

"Ibu sempat mengungkapkan kekhawatirannya kepada saya atas keputusan menjalankan posisi ini. Namun, saya selalu yakinkan beliau bahwa anaknya akan baik-baik saja," tutur Iriawan.

"Bahkan, ketika KLB, saya mengajak Ibu untuk hadir. Harapannya, ibu bisa melihat langsung bagaimana dukungan dari orang-orang kepada anaknya."

"Sejak 11 November 2019, tanggung jawab yang diberikan kepada saya begitu besar. Harapan yang digantungkan dipundak saya begitu tinggi, jutaan pasang mata mengawasi bagaimana saya memimpin federasi ini setiap hari," tulisnya.

Seharusnya Masih Memimpin hingga November 2023

Periode Iriawan sebagai PSSI 1 seharusnya baru akan berakhir pada November 2023, namun PSSI memutuskan untuk mempercepat kongres pemilihan dalam bentuk KLB PSSI demi memenuhi rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan.

"Di sisi lain, tugas ini sangat berat. Namun, ada rasa luar biasa yang tak tergambarkan dengan kata-kata ketika memimpin organisasi ini. Suautu kehormatan bagi saya pernah dipercaya untuk membawa kebaikan kedalam persepak bolaan Indonesia," imbuh Iriawan.

"Walau bagaimanapun, Indonesia adalah negara dengan pencinta sepak bola yang besar. Adalah suatu kewajaran jika banyak yang menggantungkan segala harapan kepada PSSI," ungkapnya.

Kongres Biasa

Sebelum mengadakan KLB PSSI, PSSI bakal lebih dulu melaksanakan Kongres Biasa PSSI di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Minggu (14/1/2023) untuk membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

"PSSI akan memulai rangkaian kegiatan Kongres Biasa PSSI. Kegiatan ini untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan," ujar Iriawan.

"Yang bertugas untuk memastikan bahwa pencalonan Exco PSSI, Ketua dan Wakil Ketua PSSI periode 2023-2027 sah sesuai dengan Statuta FIFA dan PSSI yang nantinya akan dipilih dalam KLB pada 16 Februari 2023," kata Iriawan.

Netizen Bersimpati

"Tentunya mari kita kawal kongres yang sama-sama kita harapkan mampu mewujudkan mimpi-mimpi anak-anak kita, mimpi masyarakat sepak bola Indonesia untuk bisa meraih prestasi yang bisa dibanggakan di masa depan. Amin," terang Iriawan.

Unggahan Iriawan itu membuat netizen ratusan netizen bersimpati. Beberapa warganet meminta Iriawan untuk bersih-bersih PSSI lebih dulu sebelum meninggalkan federasi.

Komentar-Komentar Warganet

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.