Iwan Bule Ngobrol Bareng Shin Tae-yong, Bahas Konflik?

Satria Permana, Robbi Yanto

VIVA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melakukan pembicaraan empat mata dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Jumat 26 Juni 2020. Pembicaraan personal itu dilakukan untuk menyikapi polemik yang menyeruak beberapa waktu belakangan ini di tubuh PSSI.

Sebelumnya, Tae-yong mengkritik PSSI karena dinilainya tidak konsisten. Program yang sudah dia rancang, seperti pemusatan latihan di Korea Selatan tidak lagi didukung.

Pelatih 51 tahun itu juga mempertanyakan pengangkatan Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik PSSI. Padahal, menurut Tae-yong Indra melakukan tindakan indisipliner saat masih berstatus sebagai asistennya.

Kritik itu dibalas berapi-api oleh oleh Indra, anehnya diangkat ke situs resmi PSSI. Indra menuduh Tae-yong pembohong karena berani menjamin bakal membawa gelar untuk Timnas Indonesia.

Ketuam Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) dan Shin Tae-yong

Kemudian, Indra juga mengatakan bahwa kritik Tae-yong kepada PSSI dan dirinya karena Tae-yong sudah tidak percaya diri lagi memenuhi janjinya memenuhi target yang diusung PSSI.

Baca juga: Liverpool Juara Premier League karena Klopp Takut Istri

Tak ingin situasi semakin panas, Iriawan akhirnya turun tangan. Dia menggelar pertemuan secara virtual dengan Tae-yong. Dalam pertemuan itu Iriawan mengungkapkan inti dari masalah adalah tersumbatnya komunikasi antara PSSI denga Tae-yong karena pandemi virus Corona COVID-19.

"Kegiatan diskusi tadi dimulai pukul 20.00. Hanya saya berdua dengan Tae-yong. Tentunya ada penerjemah. Intinya, pertemuan itu adalah, pertama memang ada komunikasi yang tersumbat antara PSSI dan yang bersangkutan," kata Iriawan di Kantor PSSI, Jakarta.

Namun demikian, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyatakan, dalam komunikasi personal dengan pelatih asal Korea Selatan itu  sudah disepakati bahwa PSSI dan Tae-yong fokus untuk membangun sepakbola Indonesia.

Baca juga: Mendesak PSSI Pecat Indra Sjafri

"Kami sudah sepakat apa yang kemarin menjadi polemik, beliau sudah lupakan. Beliau ingin terus membangun dan melatih Timnas Indonesia," ucap Iriawan.

"Intinya beliau akan tetap melatih Timnas kita U-19, U-23 dan senior. Kita sudah selesaikan secara kekeluargaan. Saya harap beliau bisa datang ke Indonesia awal Juli," lanjutnya.