Izin Kompetisi Sudah Oke, Selanjutnya Managers Meeting Liga 1 dan Liga 2

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Sekjen PSSI, Yunus Nusi bersyukur izin penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan 2 2021/2022 telah dikeluarkan oleh Kepolisian. Setelah ini, segera digelar managers meeting.

Keluarnya izin dari Kepolisian tentu disambut dengan suka cita, terlebih kompetisi tertinggi di Tanah Air ini sudah cukup lama tidak bergulir akibat pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah izin Liga 1 dan 2 sudah terbit dari Kapolri, diterima oleh Manpora, Pak Zainudin Amali karena kemarin Ketua Umum (Mochamad Iriawan) ada urusan dalam proses untuk mengawal Ibunda tercinta di Rumah Sakit," jelas Yunus Nusi.

Maka itu, PSSI belum memproses hasil izin tersebut, seperti halnya mengatur jadwal akan seperti apa, baik untuk Liga 1 maupun Liga 2 2021.

"Insya Allah setelah ini kami akan lapor ke Ketua Umum untuk mengatur prosesi dan kebetulan tadi malam Pak Menpora ada di Rumah Sakit dan mudah-mudahan setelah ini kita atur jadwalnya," kata Yunus.

Menurut Yunus, PT LIB dan PSSI berencana menggelar menggelar manager meeting klub Liga 1 dan Liga 2 untuk menetapkan jadwal dan regulasi.

"Nanti PT LIB akan mengundang kawan-kawan klub Liga 1 dan 2 untuk manager meeting, workshop dengan asosiasi se-Indonesia untuk menyampaikan program-program hasil dari diputuskannya Kongres kemarin," tambahnya.

Bubble to Bubble

Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak (kanan) berebut bola dengan pemain Persib Bandung, Bayu Fiqri, pada laga kedua final Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak (kanan) berebut bola dengan pemain Persib Bandung, Bayu Fiqri, pada laga kedua final Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liga 1 akan digelar dengan sistem bubble to bubble dan dipusatkan di Pulau Jawa dengan total 306 pertandingan dan digelar sebanyak enam series masing-masing dibagi menjadi klaster DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

"Rencananya demikian, dalam rangka efisiensi dan dalam rangka protokol kesehatan. Kami juga menghindari kawan-kawan yang hilir mudik naik pesawat away nya, kemudian ada pemikiran dari PSSI dan LIB kiranya untuk prokes dan Pandemi ini jadi prioritas kami," ujarnya.

"Untuk tanggal dan tempatnya (stadion) masih dalam proses. Untuk promosi dan degradasi pasti ada, tetap sesuai," tambah Yunus Nusi sambil mengakhiri.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel