Jabar Gelar Vaksinasi COVID-19 Massal untuk Nakes di 27 Kabupaten dan Kota

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bandung - Pemerintah Jawa Barat menggelar vaksinasi COVID-19 massal bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes) di 27 kabupaten dan kota. Jumlah nakes yang disasar yaitu 150 ribu orang.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, adanya program vaksinasi massal tahap pertama untuk nakes ini akan mempercepat target yang telah ditentukan. Uu mengatakan kemungkinan besar pada pekan ketiga bulan Februari 2021, vaksinasi tahap pertama akan rampung.

“Setelah SDM Kesehatan divaksin, maka masyarakat akan berlanjut (vaksinasi). Sehingga Jawa Barat, sekitar satu tahun ke depan, 80 persen masyarakatnya, dengan estimasi 33,5 juta (orang) akan segera selesai divaksin. Dan insya allah segera berakhir corona di Jawa Barat,” ujar Uu Ruzhanul Ulum dari Gedung Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (Sabuga ITB), Bandung, Rabu, 3 Februari 2021.

Uu Ruzhanul Ulum mengaku mendekati tengah hari tadi, sebanyak 80 ribu nakes telah diberikan vaksinasi. Uu mengaku hal itu membuktikan bahwa, program vaksinasi massal dapat memenuhi target yang diharapkan.

Dilakukan Bertahap

Sementara itu, acara pembukaan program vaksinasi massal ini dilakukan di Sabuga ITB. Menurut koordinator program vaksinasi massal nakes dan pegawai administrasi non nakes, Nina Susana Dewi, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Awal pelaksanaannya dilakukan pada tanggal 3 - 4 Februari 2021, disusul kemudian pada tanggal 17 - 18 Februari 2021.

“Bila kita lihat sekarang ini sedang berjalan dengan dua wing (selasar Sabuga). Jadi mempergunakan ruangan yang luas, dengan ventilasi yang bagus. Dan hari ini kami hanya memvaksinasi untuk 900 orang saja. Jadi kegiatan ini dipusatkan di Sabuga dengan (kapasitas) 1.500 orang, tetapi secara serentak kami melakukan di seluruh fasilitas kesehatan di Jawa Barat,” ucap Nina.

Nina mengaku sebanyak 100 rumah sakit yang terdaftar di Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSSI) Daerah Jawa Barat melakukan hal serupa. Tak hanya itu tambah Nina, Puskemas dan klinik kesehatan yang ada menggelar yang yang sama.

Nina menjelaskan program tersebut dilaksanakan untuk mempercepat target vaksinasi COVID-19 terhadap nakes dan pegawai administrasi non nakes di Jawa Barat. Nina menuturkan percepatan vaksinasi COVID-19 ini karena 20 persen penduduk Indonesia berada di Jawa Barat.

“Pelaksanaan program vaksinasi ini terselenggara karena adanya komunikasi yang baik antara Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, KKP dan Poltekes serta Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kita tetap melaksanakannya sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Nina. (Arie Nugraha)

Infografis

Infografis Orang Tak Divaksin 3 Kali Lebih Berisiko Terpapar Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Orang Tak Divaksin 3 Kali Lebih Berisiko Terpapar Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Juga Video Berikut Ini