Jabar Siaga Satu Bencana hingga Waspada Peningkatan Kasus DBD

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan wilayahnya sudah menerapkan Siaga I bencana setelah memasuki musim penghujan. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) pun ditingkatkan seiring kasusnya yang sudah melonjak.

Ridwan Kamil sudah menyiagakan semua infrastruktur yang dimiliki, terutama di wilayah yang masuk kategori rawan. Masyarakat diminta aktif dalam mengecek prakiraan cuaca atau melaporkan adanya kejadian bencana ke pemerintah.

"BPBD se-Jabar sedang siaga satu, semua relawan sudah siaga satu," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (14/9).

Diketahui, pada Selasa (13/9) malam, bencana longsor terjadi di Kabupaten Ciamis. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 28 KK harus mengungsi. Kemudian, puluhan rumah di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti terdampak. Beberapa di antaranya rusak parah.

Selain bencana alam, kasus DBD di Jabae menjadi perhatian seiring peningkatan kasus. Dari 24.192 kasus di bulan Agustus kini meningkat menjadi 27.010 kasus.

Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinkes Jabar, Ryan Bayusantika Ristandi mengatakan peringkat tertinggi berada di wilayah Kota Bandung dengan angka 4.196 kasus, disusul oleh Kabupaten Bandung dan Kota Bekasi.

"Kabupaten Bandung 2.777 kasus, Kota Bekasi 2.059 kasus, Sumedang 1.647 kasus. Sementara untuk Kota dengan Kematian tertinggi yaitu Kabupaten Bandung 37 kematian, Kota Tasikmalaya 23 kematian, Kabupaten Sumedang 15 kematian," ungkapnya.

Peningkatan kasus ini dipengaruhi beberapa faktor, yakni musim penghujan dan kebersihan lingkungan masyarakat. [cob]