Jabulani, Bola Legendaris di Piala Dunia 2010: Disukai Striker, tapi Dibenci Kiper

Bola.com, Jakarta - Bola Piala Dunia 2010 sangat populer, Jabulani namanya. Meski mendapat banyak kritikan, tetapi fans sangat menyukainya.

Begitulah haasil dari pemungutan suara yang dihimpun Sportbible tentang bola terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Pada Piala Dunia 2010 yang pertama kali berlangsung di benua hitam ini, yaitu Afrika Selatan, ada beberapa kritikan yang menggema. Misalnya terompet para suporter bernama Vuvuzela yang sangat bising dan membuat pemain terganggu.

Lalu ada juga yang menuai kritikan yakni bola yang digunakan di Piala Dunia 2010, Jabulani. Bola ini menjadi perbincang saat tim-tim melakukan uji coba, bahkan hingga kompetisi usai digelar.

 

Kalahkan Fevernova

Raja Spanyol Juan Carlos menyambut kehadiran Iker Casillas dkk yang membawa serta Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 12 Juli 2010. AFP PHOTO/DOMINIQUE FAGET
Raja Spanyol Juan Carlos menyambut kehadiran Iker Casillas dkk yang membawa serta Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 12 Juli 2010. AFP PHOTO/DOMINIQUE FAGET

SPORTbible menggelar polling di Twitter untuk memilih bola terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Ada nama Jabulani, serta Fevernona untuk Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Selain itu, ada bola Tango Espana yang muncul pada Piala Dunia 1982 di Spanyol. Kemudian +Teamgeist, bola untuk Piala Dunia 2006 di Jerman.

Dari keempat nama itu, Jabulani menjadi terbanyak dipilih sebagai bola terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Jabulani bahkan mengalahkan Fevernova yang sangat ikonik desainnya.

 

Para Kiper Takut

Kiper Spanyol Iker Casillas mengangkat trofi Piala Dunia 2010 setelah mengalahkan Belanda di stadion Soccer City di Soweto, pinggiran kota Johannesburg pada 11 Juli 2010. (AFP/Javier Soriano)
Kiper Spanyol Iker Casillas mengangkat trofi Piala Dunia 2010 setelah mengalahkan Belanda di stadion Soccer City di Soweto, pinggiran kota Johannesburg pada 11 Juli 2010. (AFP/Javier Soriano)

Sebelum hingga sesudah Piala Dunia 2010, para penjaga gawang papan atas bergiliran memberi kritikan pedas ke Jabulani. Satu di antaranya terlontar dari kiper Spanyol yang memenangkan gelar Piala Dunia 2010, Iker Casillas.

"Agak menyedihkan bahwa dalam kompetisi sebesar Piala Dunia memiliki bola yang buruk. Bukan hanya kiper yang mengeluh, tapi juga pemain di posisi yang lain," kata legenda Real Madrid ini.

Tidak hanya Casillas, penjaga gawang legendaris Italia, Gianluigi Buffon juga memberikan kritikan. "Lintasan bolanya tidak dapat kita prediksi," ungkapnya.

 

Adidas Turut Dikritik

Sang produsen Jabulani yakni perusahaan olahraga Adidas juga menuai kritikan. Adidas merupakan perusahaan yang memproduksi bola untuk 14 edisi Piala Dunia terakhir.

Bahkan kritikan juga datang dari dalam perusahaan mereka sendiri. Perancang sepatu Adidas Predator, Craig Johnston yang melontarkan kritikan pedas.

"Siapa pun yang bertanggung jawab atas ini harus Adidas keluarkan. Ini (Jabulani) merupakan karena kejahatan terhadap sepak bola," ujarnya.

 

Striker Suka Jabulani

Berbeda dengan para penjaga gawang yang melontarkan kritikan, para striker malah menyukai Jabulani. Mereka mampu melepaskan tendangan yang tidak mudah untuk penjaga gawang prediksi.

Hal ini sempat terlontar dari mulut striker Uruguay, Diego Forlan. Mantan pemain Manchester United ini mengaku tidak masalah dengan Jabulani

Forlan juga sukses mencetak lima gol di Piala Dunia 2010. Dia jadi pencetak gol terbanyak bersama Thomas Muller dari Jerman, pemain sayap Belanda Wesley Sneijder dan striker Spanyol David Villa.

Sumber: Sportbible 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel