Jack Dorsey: Saya Tidak Akan Pernah Menjadi CEO Twitter Lagi

Merdeka.com - Merdeka.com - Jack Dorsey sedang mencoba untuk meredam desas-desus bahwa dia akan diangkat kembali sebagai CEO Twitter setelah Elon Musk mengambil alih. Dilaporkan The Verge, Kamis (12/5), pada hari Rabu dia mentweet seolah-olah ingin mengklarifikasi rumor tersebut.

"Saya tidak akan pernah menjadi CEO lagi," ungkap dia.

Dalam tanggapan lain, Dorsey mengatakan bahwa tidak ada yang pada akhirnya harus menjadi CEO Twitter lagi. Pernyataannya itu barangkali mengacu pada Bluesky. Bluesky merupakan proyek yang dimaksudkan untuk mengubah Twitter menjadi protokol terdesentralisasi, daripada jaringan sosial tradisional.

Dorsey memiliki sejarah yang kontroversial dengan peran kepemimpinan di Twitter. Dewan perusahaan memecatnya dari perannya sebagai CEO pada tahun 2008, hanya dua tahun setelah dia membantu memulai perusahaan. Meski begitu, ia tetap menjadi dewan di perusahaannya.

Kemudian, pada tahun 2015 ia kembali ke posisi kepala eksekutif setelah Twitter melewati dua CEO lainnya. Hanya saja, tetapi pada tahun 2020, sekelompok investor di dewan Twitter mulai mencoba untuk menggantikannya.

Mereka menuding perhatian Dorsey yang terbagi dan kurangnya inovasi, tetapi Dorsey berhasil mempertahankan pekerjaannya. Tetapi pada November 2021, dia mengundurkan diri karena alasan yang tak jelas. Setelah kepergian Dorsey, Parag Agrawal mengambil alih sebagai CEO Twitter. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel