Jackie Chan Mencari Dalang Pengeboman di Balik Kematian Putrinya Dalam Film The Foreigner

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Film laga tahun 2017 yang telah diadaptasi dari novel The Chinaman tahun 1992 karya Stephen Leather dan disutradarai oleh Martin Campbell, yaitu The Foreigner.

Diangkat dengan genre thriller aksi, film ini dibintangi oleh Jackie Chan, Pierce Brosnan, Michael McElhatton, Liu Tao, Charlie Murphy, Orla Brady, juga menampilkan Rufus Jones, Mark Tandy dan Katie Leung.

Martin kembali berkolaborasi dengan Pierce Brosnan yang tengah dipasangkan dengan Jackie Chan. Konflik utama dalam film ini ialah seorang pria Tionghoa Inggris-Nung yang berusaha membalas dendam atas kematian putrinya.

Film The Foreigner dirilis pada 30 September 2017 di Tiongkok, kemudian di Amerika Serikat pada 13 Oktober 2017. Film ini berhasil menyabet 145 juta USD atau setara dengan 2 triliun rupiah. Film ini mendapat rating 7/10 dari IMDb dan meninggalkan setidaknya 483 kritik ulasan mengenai film tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sinopsis The Foreigner

(IMDb.com)
(IMDb.com)

Jackie Chan memiliki peran sebagai Quan Minh, pria yang memiliki darah Vietnam dan kemudian tinggal di London, Inggris. Dalam film tersebut, Quan merupakan seorang pensiun anggota pasukan khusus yang kini bekerja sebagai pengusaha restoran Cina yang dinamai Happy Peacock di London bersama rekan bisnisnya, Lam (Liu Tao).

Suatu ketika, terjadi ledakan bom besar di sebuah toko pakaian. Tak disangngka putri tercintanya menjadi salah satu korban dalam kasus tersebut dan tewas seketika dalam kejadian tersebut.

Tak menerima kenyataan pahit itu, Quan berusaha untuk mencari pembunuh putrinya untuk balas dendam sekaligus mencari dalang di balik pengeboman itu.

Sebuah grup Republika Irlandia yang menamakan dirinya "IRA Otentik" mengklaim mereka lah yang melakukan aksi pengeboman itu.

Mencari Dalang Pengeboman

(IMDb.com)
(IMDb.com)

Berulang kali dirinya datang ke kantor polisi untuk menanyakan nama-nama pengebom, namun kepala polisi Komandan Bromley mengatakan bahwa kunjungan Quan yang terlalu sering dapat menghambat proses penyelidikan.

Langkahnya tidak terhenti disitu saja, Quan mengambil langkah selanjutnya untuk menemui Wakil Menteri Pertama Irlandia Utara dan politisi Sinn Féin Liam Hennessy, yang menyatakan secara terang-terangan tentang statusnya sebagai mantan pemimpin IRA.

Tidak kunjung mendapatkan jawaban nama-nama pelaku, Quan meledakkan bom rakitan di kantor Hennessy sebagai ancaman karena dirinya tidak percaya pernyataan Hennesy sampai dia mendapatkan nama para pelaku bom tersebut.

Penulis : Azarine Natazia

Infografis Perfilman Indonesia

Jumlah produksi film Indonesia, berapa banyak? (Liputan6.com/Trie yas)
Jumlah produksi film Indonesia, berapa banyak? (Liputan6.com/Trie yas)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel