Jacksen Tiago Puji Keputusan Shin Tae-yong yang Tidak Panggil Pemain Persipura ke Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Skuad Timnas Indonesia tanpa pemain Persipura Jayapura. Pelatih Shin Tae-yong nihil melibatkan nama dari tim berjulukan Mutiara Hitam itu untuk persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Keputusan Shin Tae-yong tidak menjadi masalah buat pelatih Persipura, Jacksen Tiago. Arsitek asal Brasil ini menghargai dan cenderung mendukung sikap dari pria Korea Selatan tersebut.

Soalnya, Persipura Jayapura juga punya persiapan sama pentingnya dengan Timnas Indonesia. Mutiara Hitam sedang mematangkan strategi sebelum berkancah di Piala AFC 2021 pada akhir bulan depan.

Bersama Bali United, Persipura menjadi dua wakil Indonesia di turnamen antarklub kasta kedua di Asia tersebut.

"Soal ini, kalau bicara sebuah keuntungan, mungkin itu menjadi keuntungan. Namun itu mungkin menjadi kebijakan coach Shin Tae-yong yang tidak membawa pemain kami dan Bali United. Bukan hanya kami saja, tapi juga Bali United yang juga bersiap untuk Piala AFC," kata Jacksen.

Panggil 2 Pemain dari Bali United

Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura. (Bola.com/Aditya Wany)
Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura. (Bola.com/Aditya Wany)

Jacksen mengoreksi pernyataannya terkait Shin Tae-yong tidak membawa pemain dari Bali United. Sebab, tim berjulukan Serdadu Tridatu itu mewakili dua pemainnya ke Timnas Indonesia yaitu Nadeo Argawinata dan Kadek Agung.

Bali United juga sempat mengirimkan Ilija Spasojevic dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta pada pertengahan Mei 2021. Namun, bomber naturalisasi itu dicoret sebelum berangkat ke Dubai.

"Waktu itu saya tahu Timnas Indonesia panggil Spasojevic, tapi dia tidak dibawa ke Dubai. Kalau tidak salah di Bali United ada dua pemain, Kadek Agung dan Nadeo Argawinata," tutur Jacksen Tiago.

"Namun, Bali United masih punya kiper lainnya selain Nadeo Argawinata. Mereka masih punya Wawan Hendrawan yang masih bisa bermain, yang selama ini menjadi kiper inti mereka yang sebenarnya adalah kekuatan utama dari Bali United," jelasnya.

Berprasangka Baik

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Tiago (kiri) dan sang putra, Hugo Samir. (Bola.com/Aditya Wany)
Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Tiago (kiri) dan sang putra, Hugo Samir. (Bola.com/Aditya Wany)

Sejumlah pemain Persipura sebenarnya pantas dipanggil ke Timnas Indonesia. Seperti Todd Ferre dan Gunansar Mandowen, dua pemuda menjanjikan saat ini.

Jacksen mencoba berprasangka baik dengan menganggap Shin Tae-yong memahami kondisi Persipura, yang masih dalam tahap persiapan menuju Piala AFC.

"Menurut pandangan saya, di Brasil misalnya. Itu juga sama. Kalau ada tim yang punya kepentingan di Copa Libertadores atau kejuaraan yang lain, pemainnya tidak dipanggil ke timnasnya," terang Jacksen.

"Mungkin Shin Tae-yong mencontoh kebijakan yang selama ini dilakukan oleh pelatih-pelatih luar negeri. Artinya, dia menghargai perjuangan klub-klub di level internasional."

"Saya berpikir, bahwa itu adalah kebijakan yang baik, yang seharusnya menjadi sorotan dari media-media. Bagaimana seorang pelatih menghargai sesama teman-teman pelatih. Sehingga tidak menganggu kami."

"Sebab, kepentingan Persipura sama besarnya dengan Timnas Indonesia. Cuma bedanya di level klub. Begitu menurut saya," imbuh mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel