Jadi Calon Presiden Potensial, Jokowi Ogah Mikir

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Survei Jakarta (LSJ) mengeluarkan hasil survei yang menyebutkan Joko Widodo atau Jokowi adalah calon presiden potensial untuk saat ini. Jokowi mengungguli tokoh lama seperti Megawati, Prabowo Subianto, Jusuf Kalla, Wiranto, maupun Aburizal Bakrie.

Menanggapi itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, tidak ingin ambil pusing. "Tanggapannya, saya tidak mau mikir," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Selasa 19 Februari 2013.

Saat ini, Jokowi mengatakan ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jakarta. Apalagi mengatasi masalah laten di ibu kota seperti macet dan banjir.

Dalam hasil survei LSJ yang dilakukan pada 9-15 Februari 2013, Jokowi memiliki angka elektabilitas 18,1 persen. Angka itu mengungguli nama lainnya seperti Prabowo Subianto 10,9 persen, Wiranto 9,8 persen, Jusuf Kalla 8,9 persen, dan Aburizal Bakrie 8,7 persen.

Sebelumnya, Survei Pusat Data Bersatu menempatkan Jokowi sebagai calon presiden 2014 yang potensial. Survei ini dilakukan pada 3-18 Januari lalu. Hasil tingkat kesukaan masyarakat kepada mantan Wali Kota Surakarta itu pun mencapai 65,3 persen.

SUTJI DECILYA

Berita terpopuler lainnya:

ICW: Suswono Tinggal Menunggu Giliran

Ruhut: Jangan Samakan Aku dengan Ulil

Menteri Suswono Dicecar KPK Soal Pertemuan Medan

KPK Ancam Jemput Paksa Anak Hilmi Aminuddin

Bayi Meninggal Setelah Ditolak 10 Rumah Sakit

Meteor Rusia Lebih Besar dari Perkirakan Semula

PKS Keberatan Anak Hilmi Dicekal

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.