Jadi CEO Manchester United, Richard Arnold Sudah Lama Bersahabat dengan Ed Woodward

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nama Richard Arnold sedang berdengung di telinga para pecinta Liga Inggris terutama suporter Manchester United. Pasalnya, pria 50 tahun itu akan diangkat sebagai CEO (Chief Executive Officer) baru klub Setan Merah asal Inggris.

Jabatan baru Richard Arnold ini baru efektif dimulai pada 1 Februari 2022 mendatang. Ia akan menggantikan posisi Ed Woodward yang sudah hampir 9 tahun menjadi CEO Manchester United.

Sebelum menjadi CEO, Richard Arnold memiliki jabatan sebagai Group Managing Director (direktur pelaksana grup). Pergantian ini tampaknya akan mendapat dukungan besar dari Ed Woodward.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lama Bersahabat

Richard Arnold. (Dok. Man United)
Richard Arnold. (Dok. Man United)

Pasalnya, keduanya sudah lama bersahabat sejak bergabung sebagai pengurus Manchester United. Bahkan, Richard dan Ed beberapa kali kedapatan sedang berdekatan pada sejumlah pertandingan atau acara.

Mendapat Nasihat

Bahkan menurut The Times, Ed Woodward telah memberikan nasihat kepada Richard. Ed meminta Richard untuk selalu fokus pada urusan jangka panjang serta mengabaikan segala 'kebisingan'.

Latar Belakang

Richard Arnold bergabung dengan Manchester United sejak 2007 hingga akhirnya ditunjuk sebagai direktur pelaksana grup sejak 2013.

Sebelum berkiprah di sepakbola, Richard bekerja di sektor teknologi serta firma akuntansi Pricewaterhouse Coopers. Dari situlah persahabatannya dengan Woodward terjalin.

Asli Inggris

Richard dibesarkan di barat laut Inggris lalu kuliah di Universitas Bristol seperti Ed Woodward. Setelah lulus, Richard meraih gelar Bachelor of Science di bidang Biologi sebelum akhirnya menjadi akuntan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel