Jadi Kambing Hitam, Alvaro Morata Dibela Habis-habisan Rekan Setim

·Bacaan 1 menit

VIVA – Bomber Timnas Spanyol, Alvaro Morata, jadi kambing hitam kegagalan timnya merebut kemenangan pada partai perdananya di Grup E EURO 2020. Morata beberapa kali melewatkan peluang emas menjadi gol.

Spanyol bersua Timnas Swedia di Estadio La Cartuja, Selasa dini hari WIB, 15 Juni 2021. Skor kacamata jadi akhir dari laga tersebut.

Hasil ini jelas sangat mengecewakan. Pasalnya, Spanyol tampil sangat dominan dengan mencatatkan 75 persen penguasaan bola dan menciptakan 17 tembakan yang lima di antaranya mengarah ke gawang.

Apa daya, tak ada satu pun yang berbuah gol. Morata lantas disalahkan atas hasil ini.

Bagaimana tidak, penyerang Juventus itu selalu gagal memaksimalkan peluang di mulut gawang. Paling mencolok terjadi pada menit 37.

Eks striker Chelsea itu menerima umpan terukur dari Jordi Alba. Dia kemudian mendapat celah dan tinggal berhadapan dengan kiper Swedia, Robin Olsen.

Tapi, sepakannya gagal menemui sasaran. Dan bola melebar di sisi kiri gawang lawan.

Kendati demikian, Morata tetap dapat pembelaan dari rekan setimnya, Aymeric Laporte. Dia mengakui jika pertandingan ini Morata tak tampil maksimal. Tapi, di laga berikutnya, dia akan membungkam para pengkritik dengan gelontoran gol.

"Disoraki bukanlah sebuah hal baru. Tak ada yang meragukan striker seperti Alvaro, yang telah menunjukkan banyak hal. Benar ini bukanlah laga yang baik baginya. Tapi, di laga berikutnya, dia akan membungkam mulut banyak orang," tutur Laporte dikutip Marca.

"Kami kehilangan gol di laga ini. Tapi, suatu hari kami akan mencetak lima gol dan di lain harinya kami tak mencetak gol. Kami tak khawatir soal penyerang top, hanya saja hari ini tak berjalan sesuai dengan yang kami mau," jelasnya.

Pada laga selanjutnya, Spanyol akan menghadapi Polandia. Duel akan dihelat Minggu, 20 Juni 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel