Jadi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Diingatkan Penuhi Janjinya

Bayu Nugraha, Anwar Sadat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai kapolri hari ini, Rabu 27 Januari 2021. Jazuli mengapresiasi janji dan komitmen Listyo Sigit Prabowo yang ingin benar-benar mewujudkan hukum yang berkeadilan yang diucapkan Sigit saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR pekan sebelumnya.

Fraksi PKS berpesan agar kapolri memenuhi komitmen dan janjinya untuk benar-benar mewujudkan hukum yang berkeadilan. Janji ini, kata Jazuli, perlu digarisbawahi dengan tinta tebal karena menjadi misi utama penegakan hukum oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian.

"PKS mengapresiasi Jenderal Listyo yang menempatkannya sebagai bagian terpenting dalam pengembangan dan transformasi Polri ke depan melalui konsep Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparan berkeadilan)," kata Jazuli Rabu, 27 Januari 2021.

Pria yang duduk di Komisi I DPR ini memaparkan bahwa keadilan hukum di tangan Polri akan terwujud dengan sejumlah syarat. Pertama, hukum yang berdiri tegak, berdiri di tengah, dan tidak condong pada kepentingan kekuasaan.

"Kedua, hukum yang bisa membedakan antara kriminal (murni) dan kriminalisasi (kasus), antara ujaran kebencian dan permusuhan yang memecah belah bangsa dengan kritik dan kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi," ujar Jazuli.

Syarat ketiga terwujudnya keadilan hukum adalah penegakan hukum yang tidak pandang bulu, tidak hanya tajam bagi yang di bawah atau rakyat biasa tapi tumpul bagi kalangan atas. Keempat, hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat dan bukan semata mengejar kepastian hukum.

Atas nama rasa keadilan masyarakat, lanjut Jazuli, proses hukum harus bijak melihat suatu kasus terhadap masyarakat dan kelompok lemah agar tidak dilanjutkan pidananya atau restorative justice.

"Jenderal Listyo Sigit telah berjanji agar tidak terjadi lagi orang-orang miskin dan lemah dipidana seperti pada kasus Nenek Minah yang dipidana karena mencuri beberapa butir kakao atau kasus anak mempolisikan ibu kandungnya. Ini sangat kita apresiasi dan kita dukung penuh," kata Jazuli.

Selain itu, Jazuli mendukung penuh komitmen Jenderal Sigit yang akan mentransformasi wajah aparat kepolisian yang lebih humanis dan persuasif. Sangat bagus apabila Polri mampu mengikis kesan arogan, pungli, serta kesan ketidakadilan penanganan kasus oleh Polri melalui transparansi.

"Kalau semua komitmen itu dilaksanakan, kita acungkan jempol buat Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Fraksi PKS akan mengawasi secara kritis dan konstruktif," ujar Jazuli.

Baca juga: Khofifah Ingatkan Kapolri Baru: Kejahatan Bergerak secara Virtual